Mandi di Sungai, Bocah 5 Tahun di Donggala Terseret Arus

Mandi di Sungai, Bocah 5 Tahun di Donggala Terseret Arus
Pencarian bocah 5 Tahun di Donggala yang terseret arus sungai Sinotu Kecamatan Rio Pakava oleh Tim SAR Palu, Sabtu 8 Juni 2023. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PALU – Sebuah tragedi menimpa seorang bocah berusia lima tahun di Desa Pakava, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala. Bocah tersebut terseret arus sungai pada Kamis, 6 Juni 2024, saat hendak menyeberang sungai.

Dari informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, korban bernama Findi (5) beralamat di Desa Pakava, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala.

BACA JUGA: Tiga Bocah di Parigi Moutong Terseret Arus Sungai, Dua Selamat dan Seorangnya Meninggal

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi dari Bapak Nat, anggota BPBD Donggala, tentang insiden ini. Menurut laporan, Findi bersama Ayahnya mandi di Sungai Sinotu. Setelah selesai, Findi lebih dahulu menyeberang Sungai Pakava untuk pulang. Namun, saat menyeberang, Findi jatuh dan terseret arus sungai yang deras. Sang ayah berusaha mengejar, tetapi Findi tenggelam dan hanyut terbawa arus,” ungkap Andrias Hendrik Johannes, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Menindaklanjuti laporan tersebuti, tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berjumlah enam personil telah diberangkatkan menuju Desa Pakava menggunakan Rescue Car dan satu unit perahu karet. Pencarian akan dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan drone thermal.

BACA JUGA: Dua Bocah di Sigi Hilang Terseret Arus Sungai

Setibanya di lokasi kejadian, tim rescue segera berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat desa setempat. Briefing juga dilakukan untuk merencanakan operasi SAR esok hari.

Pada Sabtu 8 Juni 2024, tim SAR mulai melakukan penyisiran sepanjang Sungai Pakava dengan metode single tracking. Area pencarian telah ditentukan berdasarkan rencana operasi SAR.

Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan harapan Findi dapat segera ditemukan. Keluarga dan masyarakat setempat terus berharap dan berdoa agar bocah malang tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Editor: M Sahril

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *