Ragam  

Pemprov Sulteng Alokasikan Rp11,9 Miliar Dukung Kebutuhan Calon Jemaah Haji

Pemprov Sulteng Alokasikan Rp11,9 Miliar Dukung Kebutuhan Calon Jemaah Haji
Kegiatan pelepasan calon jemaah haji asal Sulteng di aula serbaguna Asrama Haji Transit Palu pada Kamis, 15 Mei 2025. (Foto: Dok Humas Pemprov Sulteng)

JURNAL LENTERA, PALU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalokasikan dana sebesar Rp11,9 miliar untuk mendukung kebutuhan para calon jemaah haji.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Novalina, dana tersebut mencakup biaya penerbangan domestik, transportasi local, komsumsi hingga porter.

Ia berharap, agar para calon jemaah haji asal Sulteng senantiasa mendoakan kebaikan. Tidak hanya bagi sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi daerah dan bangsa.

BACA JUGA: Gubernur Sulteng: Damkar, Satpol-PP, dan Satlinmas Garda Terdepan Keselamatan Masyarakat

“Doa bapak dan ibu di Tanah Suci adalah doa yang makbul. Mohon doanya juga untuk bapak Gubernur, ibu Wakil Gubernur, dan saya pribadi,” ujar Novalina saat menyampaikan sambutan pada pelepasan calon jemaah haji di aula serbaguna Asrama Haji Transit Palu pada Kamis, 15 Mei 2025.

BACA JUGA:  Hasil FP1 MotoGP Prancis: Jorge Martin Tercepat, Marc Marquez Posisi 9

BACA JUGA: Kerja Sama PLN dan Pemprov Sulteng Penuhi Pasokan Listrik di Desa Terpencil

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, H. Muchlis Aseng, menjelaskan dari total 1.994 jemaah, 1.870 merupakan jemaah reguler, 405 jemaah prioritas lansia, enam pembimbing ibadah dari KBIHU, dan 18 petugas haji daerah (PHD).

Seluruh calon jemaah haji asal Sulteng, kata dia, akan diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni Kloter BPN-7 hingga BPN-12. Salah satu kloter merupakan gabungan bersama jemaah asal Kalimantan Timur.

Sedangkan calon jemaah haji termuda tahun ini, tercatat berusia 18 tahun dan yang tertua mencapai 90 tahun.

“Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada tanggal 16 Mei 2025, yang terdiri dari calon jemaah haji asal Kota Palu, Kabupaten Morowali, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, dan Tojo Una-Una,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng ke Konsulat Jenderal Australia: Pengusaha yang Ingin Berinvestasi, Kita Siapkan

Laporan : Mifta’in

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *