Example 970x250

Gratis! Warga Bisa Cek Kesehatan dan Donor Darah di Peringatan HUT Parigi Moutong

Gratis! Warga Bisa Cek Kesehatan dan Donor Darah di Peringatan HUT Parigi Moutong
Plt Kepala Dinkes Parigi Moutong, Darlin (tengah), saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis, 9 April 2026. (Foto: ROY LASAKKA/JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Masyarakat Parigi Moutong dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis hingga aksi donor darah dalam rangka peringatan HUT ke-24 yang dipusatkan di Kantor Bupati setempat pada Jum’at besok, 10 April 2026.

Program yang disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat. Ada pula kegiatan donor darah yang terbuka bagi masyarakat umum.

Plt Kepala Dinkes Parigi Moutong, Darlin, mengatakan layanan kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah untuk melaksanakan gebyar cek kesehatan gratis secara serentak di seluruh kabupaten/kota.

“Layanan ini kami hadirkan agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses pemeriksaan kesehatan. Sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi tubuh,” ujar Darlin kepada wartawan, Kamis, 9 April 2026.

Kegiatan donor darah menjadi bagian penting dalam rangkaian HUT Kabupaten Parigi Moutong tahun ini. Sebab, kebutuhan darah di Parigi Moutong masih sangat tinggi, mencapai sekitar 9.000 kantong per tahun. Sedangkan ketersediaan darah baru sekitar 1.000 kantong.

Keterbatasan tersebut berdampak pada pelayanan kesehatan, termasuk dalam penanganan kasus yang berisiko terhadap keselamatan ibu dan anak.

BACA JUGA:  Bupati Parimo Imbau Masyarakat Untuk Terus Lakukan vaksinasi

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” katanya.

Untuk meningkatkan jumlah pendonor, kata dia, Dinkes Parigi Moutong terus melakukan berbagai upaya, termasuk strategi pemberian insentif yang sebelumnya mampu menghasilkan hingga 50 kantong darah per kegiatan. Namun, saat ini jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 5 hingga 10 kantong.

Selain itu, Dinkes Parigi Moutong juga menerapkan sistem “stok darah segar” agar darah yang terkumpul dapat langsung dimanfaatkan. Pemanfaatan aplikasi “Satu Darah” juga dilakukan guna mempercepat penyebaran informasi kebutuhan darah kepada relawan di berbagai wilayah, seperti Kecamatan Ampibabo, Moutong, dan Tinombo.

“Pada momentum HUT ini, Dinkes Parigi Moutong juga meluncurkan program “Simpatik” (Siap Melayani Sepenuh Hati) di seluruh puskesmas. Program tersebut mengedepankan prinsip pelayanan 3S, yakni senyum, sapa, dan santun, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih humanis,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, melalui program “Sehat Bersama”, Dinkes Parigi Moutong juga menyediakan layanan antar-jemput pasien dan jenazah secara gratis bagi masyarakat yang memenuhi syarat yang hingga saat ini telah dimanfaatkan sekitar 226 warga.

BACA JUGA:  PJ Bupati Parigi Moutong Jelaskan Terkait Manfaat EPSS

Setiap puskesmas kini juga dilengkapi call center yang dapat dihubungi masyarakat untuk penanganan pasien di rumah maupun kondisi darurat. Petugas kesehatan akan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

“Ke depannya, fasilitas seperti rumah rujukan yang telah tersedia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan rencananya akan dibangun di Parigi dan Palu untuk memudahkan pasien yang membutuhkan pengobatan lanjutan. Kami berharap warga dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan secara maksimal. Kami juga berharap informasi ini dapat tersebar luas ke masyarakat,” tandas Darlin.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *