Daerah  

Target Prestasi di Porprov Sulteng, KONI Parigi Moutong Matangkan 24 Cabor

Target Prestasi di Porprov Sulteng, KONI Parigi Moutong Matangkan 24 Cabor
Ketua KONI Parigi Moutong, Faisan Badja. (Foto: Dok JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan digelar di Morowali.

Sebanyak 24 cabang olahraga (cabor) telah disiapkan untuk berlaga dengan target meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.

Ketua KONI Parigi Moutong, Faisan Badja, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu diterbitkannya buku kuning atlet dari panitia Porprov Sulteng sebagai pedoman teknis pelaksanaan kompetisi.

“Kita masih menunggu buku kuning dari panitia Porprov. Dari situ akan terlihat kebutuhan atlet dan kepastian jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujarnya.

Menurutnya, buku kuning tersebut memuat berbagai ketentuan teknis yang menjadi acuan bagi KONI kabupaten dan kota dalam mempersiapkan atlet, termasuk jumlah peserta maupun cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Meski belum menerima dokumen tersebut, kata dia, KONI Parigi Moutong telah menyiapkan 24 cabang olahraga untuk mengikuti Porprov Sulteng.

BACA JUGA:  Bhayangkara Otomotif 2025, Ajang Adu Gagah Offroad hingga Vespa Ramaikan Sulteng

Selain itu, terdapat pula sejumlah cabang olahraga eksebisi yang masih menunggu kepastian dari panitia penyelenggara.

“Ada juga cabor eksebisi, nanti kita lihat tergantung daftar resminya. Pastinya jumlah final setelah buku kuning itu terbit,” katanya.

Beberapa cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di antaranya karate, atletik, panahan, dan bola voli. Untuk cabang sepak bola, ia menilai potensi atlet cukup menjanjikan, terutama setelah bergulirnya Liga 4 yang dinilai mampu melahirkan bibit-bibit pemain baru.

“Voli sementara persiapan, begitu juga sepak bola. Dari Askap juga sudah mempersiapkan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Parigi Moutong dalam Porprov bukan sekadar partisipasi, melainkan membawa misi untuk meraih prestasi.

Sehingga, seluruh cabang olahraga diminta memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan persiapan.

“Kita ikut bukan untuk bersenang-senang, tapi untuk tampil maksimal membawa nama daerah. Kalau gagal, itu menjadi tanggung jawab cabor. Yang tidak siap, tidak akan diberangkatkan karena kita dalam kondisi efisiensi anggaran,” tutur Faisan.

BACA JUGA:  30 Personel Terpilih Polda Sulteng Dilatih Terjun Payung

Ia pun mengakui anggaran yang diterima tidak sepenuhnya sesuai dengan usulan awal akibat kebijakan efisiensi. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tetap memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet.

Rencananya, pembinaan intensif akan dimulai setelah Lebaran, seiring dengan realisasi alokasi anggaran. Ia memastikan tidak akan ada seleksi ulang, karena atlet yang akan diberangkatkan merupakan hasil dari Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) sebelumnya.

“Hasil Porkab kemarin yang akan kita berangkatkan. Tinggal dimantapkan lagi menjelang Porprov Sulawesi Tengah,” tandasnya.

Laporan : Miswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *