JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong agar menjadikan hasil reses anggota legislatif sebagai bagian dari program prioritas daerah.
Sehingga, aspirasi masyarakat yang dihimpun dari lapangan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan maupun program nyata.
Anggota DPRD Parigi Moutong, Arnol Aholai, Pemkab setempat setidaknya merealisasikan satu program hasil reses di setiap kecamatan.
“Ini usulan, paling tidak satu kecamatan ada satu program hasil reses yang direalisasikan,” ujar Arnol dalam sidang paripurna DPRD Parigi Moutong, Senin, 19 Januari 2026.
BACA JUGA: Komisi IV DPRD Parigi Moutong Pastikan Tak Ada PHK Sepihak Tenaga Cleaning Service RSUD Anuntaloko
Menurutnya, realisasi hasil reses menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat. Tanpa tindak lanjut yang jelas dari Pemkab, proses penjaringan aspirasi di tengah masyarakat berpotensi kehilangan makna.
BACA JUGA: Banggar DPRD Parigi Moutong Minta APBD 2026 Tak Dihabiskan untuk Kegiatan Seremonial
Sebab, jika tidak ada realisasi, ketika anggota DPRD turun menemui masyarakat kembali, justru menuai munculnya pertanyaan tentang kelanjutan usulan sebelumnya.
Namun, ia mengaku tidak mempersoalkan di desa mana program itu akan dilaksanakan, selama masih berada dalam satu kecamatan.
Hanya saja, program yang diusulkan merupakan hasil kesepakatan dan himpunan aspirasi bersama seluruh anggota DPRD Parigi Moutong.
Menurutnya, hal yang terpenting, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD dapat benar-benar diwujudkan oleh Pemkab Parigi Moutong.
“Dokumen hasil reses yang diserahkan kepada pemerintah setiap masa sidang tidak sekadar menjadi arsip atau laporan administratif tanpa tindak lanjut di lapangan,” katanya.
Ia pun meminta, agar Pemkab Parigi Moutong memprioritaskan program-program hasil reses yang sejalan dengan visi dan misi Bupati.
“Dengan begitu, pelaksanaannya dapat berjalan selaras, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Saya berharap ini menjadi perhatian serius Pemkab Parigi Moutong,” tandasnya.
Laporan : Multazam











Respon (1)