JURNAL LENTERA, SIGI – Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi tengah menggalakkan program penanaman sejuta bambu sebagai upaya untuk mengatasi bencana banjir yang kerap melanda beberapa wilayah di daerah setempat.
Menurut Wakil Bupati (Wabup) Dr. Samuel Yansen Pongi, SE, M.Si., motto Sigi Berdaya Saing Berbasis Agrobisnis sejalan dengan program penanaman sejuta bambu.
Sehingga, Pemda Sigi terus mendorong dan menggalakkan aksi penanaman bambu di bantaran sungai.
Menurutnya, bambu merupakan tanaman yang tepat untuk ditanami di sepanjang bantaran sungai.
“Beberapa wilayah di Kabupaten Sigi kerap terjadi banjir. Fungsi bambu sangat tepat untuk di tanam di bantaran sungai. Ketika terjadi banjir, bambu dapat mencegah terjadinya luapan air,” ujar Wabup Samuel saat menghadiri kegiatan penanaman bambu di Desa Tongoa, Kecamatan Palolo, tepatnya di bantaran Sungai Sopu pada Kamis, 23 Februari 2023.
BACA JUGA: Dua Perusahaan Pertambangan Akan Beroperasi di Sigi
Menurutnya, Pemda Sigi sangat mengapresiasi kegiatan penanaman bibit bambu seperti yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tongoa.
BACA JUGA: Warga Sigi Diberikan Penyuluhan OJK Sulteng
Upaya Pemda Tongoa dinilainya sangat tepat, karena juga memberikan pembinaan terhadap masyarakat akan pentingnya menanam bambu seperti yang dilaksanakan di Dusun II KNPI.
“Pemda Sigi akan terus mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya di bantaran sungai,” pungkasnya.
Sumber : Prokopim Pemda Sigi











Respon (1)