Usai Terpilih di Mubes LPAP El Capitan Indonesia, Muh. Tasrif Wacanakan Agenda Besar Lingkungan

Usai Terpilih di Mubes LPAP El Capitan Indonesia, Muh. Tasrif Wacanakan Agenda Besar Lingkungan
Ketua LPAP El Capitan Indonesia, Muh. Tasrif. (Foto: Dok LPAP El Capitan Indonesia)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Usai terpilih sebagai Ketua Lembaga Pecinta Alam dan Petualangan (LPAP) El Capitan Indonesia dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-12 pada Ahad, 26 April 2026, Muh. Tasrif mewacanakan agenda kegiatan besar di Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni mendatang.

Menurut Tasrif, wacana tersebut baru akan dimulai dalam waktu dekat ini. Sebab, sebagai lembaga pecinta alam di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang eksis dalam isu-isu lingkungan, khususnya ekosistem pesisir seperti budidaya mangrove, LPAP El Capitan Indonesia terus berupaya mempertahakan eksistensi sejak berdiri pada tahun 1993.

“Pengetahuan yang turun temurun diterapkan oleh para pendiri kami di LPAP El Capitan Indonesia, salah satunya mempertahakan eksistensi dalam aksi lingkungan, khususnya budidaya mangrove. Kami hanya ingin mengkampanyekan lebih luas lagi kepedulian terhadap ekosistem pesisir. Tidak hanya kepada sesama komunitas pecinta alam, tetapi kepada seluruh masyarakat di Parigi Moutong,” ujar Tasrif di Parigi, Selasa, 28 April 2026.

BACA JUGA:  Kajari Parigi Moutong Temukan 278 Desa Tidak Miliki Dokumen LPJ Dana Desa

Dijelaskannya, berkaitan dengan pelaksanaan agenda kegiatan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia nanti, LPAP El Capitan Indonesia mewacanakan pelibatan satuan pendidikan tingkat SD hingga SMP dalam aksi menerapkan budaya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Namun, secara rinci kegiatan tersebut masih akan dipersiapkan secara detail model pelaksanaannya. Sebab, hal tersebut baru kali pertama akan dilaksanakan oleh LPAP El Capitan Indonesia.

Bahkan, akan ada pula kegiatan yang bakal melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong sebagai bentuk dukungan aksi kampanye upaya perlindungan ekosistem pesisir Teluk Tomini.

“Target kami, tidak hanya pemerintah, tapi warga pun akan dilibatkan. Karena upaya menjaga ekosistem pesisir seperti budidaya mangrove membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk warga untuk menanamkan budaya sadar akan pentingnya budidaya mangrove di pesisir Teluk Tomini Parigi Moutong,” katanya.

BACA JUGA:  Gelaran Bertajuk Torue Berdaya di Parigi Moutong Upaya Promosi Pariwisata Berbasis Digital

Ia berharap, jika terlaksana sesuai yang ditargetkan, kegiatan di peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, nanti dapat menyedot perhatian banyak pihak untuk ikut terlibat.

Sebab, kegiatan tersebut menurutnya bertujuan untuk menjaga ekosistem pesisir Teluk Tomini di Parigi Moutong.

“Banyak yang menggantungkan hidup terhadap ekosistem laut, salah satunya nelayan. Dengan menjaga ekosistem pesisir, kita sama dengan menjaga kehidupan bawah laut,” tandas Tasrif.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *