JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Operasi pencarian tujuh korban tanah longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali dilanjutkan, Senin, 23 Juni 2025.
Tim gabungan dari berbagai unsur pencarian dan pertolongan terus bekerja menyisir lokasi bencana dengan membagi area ke dalam tiga sektor pencarian.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga di Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Rusmadi, mengungkapkan pada hari kedua operasi ini pihaknya memperkuat upaya dengan menambah personel serta peralatan.
BACA JUGA: Tujuh Warga Tirtanagaya di Parigi Moutong Tertimbun Longsor
“Pagi ini kami mengirimkan enam personel tambahan dari KPP Palu ke Kecamatan Bolano Lambunu,” ujarnya.
BACA JUGA: Remaja 19 Tahun yang Lompat dari KM Tilong Kabila Ditemukan Nelayan di Perairan Banggai
Sejak pagi, tim telah melaksanakan briefing untuk menyusun strategi pencarian sesuai rencana operasi. Upaya ini dilakukan dengan tetap mengedepankan keselamatan dan efektivitas dalam menjangkau lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan para korban.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain tim rescue KPP Palu, Polsek Bolano Lambunu, BPBD Parigi Moutong, TNI, Tagana, dan masyarakat setempat.
“Kami tetap melakukan koordinasi lintas instansi untuk memperkuat agar operasi berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran. Tim di lapangan juga terus memantau kondisi cuaca serta potensi bahaya susulan yang dapat menghambat proses pencarian,” katanya.
Laporan : Multazam










