JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai menggelar vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara gratis bagi ternak milik warga.
Program ini penting diketahui para peternak sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit sekaligus melindungi produktivitas ternak.
Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DISPKH), Pemkab Parigi Moutong menyiapkan sebanyak 1.000 dosis vaksin pada tahap awal yang akan didistribusikan secara bertahap di sejumlah wilayah.
Plt Kepala DISPKH Parigi Moutong, Wayan Purna, mengatakan vaksinasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kekebalan ternak terhadap ancaman PMK yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi.
“Vaksinasi ini sangat penting. Kami mengimbau seluruh peternak untuk berpartisipasi aktif agar wilayah Parigi Moutong tetap aman dan bebas dari wabah PMK,” ujar Wayan Purna di Parigi, Senin, 6 April 2026.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara terstruktur melalui tiga wilayah kerja Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
“Mulai dari Puskeswan Moutong, Puskeswan Boyantongo, dan Puskeswan Balinggi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) di DISPKH Parigi Moutong, Nurlina, menambahkan program ini juga bertujuan menekan potensi kerugian peternak akibat penyebaran PMK.
Vaksinasi perdana dilaksanakan di Dusun 1 dan 2 Desa Lebo, Kecamatan Parigi, sejak hari ini, Senin, 6 April 2026, yang menjadi penanda dimulainya program tersebut di lapangan.
Sebanyak 15 petugas teknis diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi di berbagai wilayah. Pada kegiatan perdana, vaksinasi dikoordinatori oleh Jumaria Hildawati, medik veteriner sekaligus Koordinator Puskeswan Balinggi.
Selain vaksinasi, DISPKH Parigi Moutong juga menekankan pentingnya pengawasan dan deteksi dini. Peternak diminta segera melaporkan jika menemukan ternak dengan gejala PMK, seperti lepuh pada mulut dan kaki, demam, serta penurunan nafsu makan.
“Kami berharap seluruh peternak dapat memanfaatkan program ini secara maksimal demi menjaga kesehatan ternak dan memperkuat ketahanan pangan di Parigi Moutong,” tandasnya.
Laporan : Miswar










