JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, menggaungkan gerakan bersih narkoba saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 di Desa Tada Utara tingkat Kecamatan Tinombo Selatan, pada Jum’at malam, 24 Juli 2026.
Di hadapan peserta dan masyarakat, ia mengajak seluruh elemen bersatu memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Ia bahkan mengaku memberikan perhatian khusus terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat merusak fisik, mental, keharmonisan keluarga, hingga masa depan generasi penerus.
“Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan daerah dan bangsa. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba. Jangan pernah beri ruang sedikit pun bagi peredarannya di lingkungan kita,” tegas Erwin.
Menurutnya, ajaran Al-Qur’an mengajarkan pentingnya menjaga akal, jiwa, dan kehormatan manusia. Sehingga, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong akan terus memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kecamatan Tinombo Selatan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.
Berkaitan dengan MTQ, ia berpesan agar seluruh peserta menjadikan perlombaan tersebut sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia pun mengingatkan para Dewan Hakim, agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas dalam memberikan penilaian.
“Kepada Dewan Hakim, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Junjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan profesionalisme dalam memberikan penilaian,” katanya.
Menurutnya, MTQ bukan hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga wadah membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta mencintai nilai-nilai Al-Qur’an.
“Jadikan MTQ ini sebagai sarana syiar Islam yang sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an. Ini selaras dengan visi Pemkab Parigi Moutong dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ungkapnya.
Laporan : Mizwar











