Lapak Milik Warga di Parigi Dilalap Api, Kebakaran Nyaris Meluas

Lapak Milik Warga di Parigi Dilalap Api, Kebakaran Nyaris Meluas
Tim Inafis Polres Parigi Moutong saat melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kebakaran, Rabu, 21 Januari 2026. (Foto: Dok Polres Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Sebuah lapak milik warga di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilalap api pada Rabu pagi, 21 Januari 2026, sekitar pukul 09.10 WITA.

Kebakaran yang terjadi di tepi Jalan Trans Sulawesi itu nyaris meluas ke bangunan lain setelah kobaran api membesar akibat tumpukan sampah dan kardus bekas di sekitar lokasi.

Kepulan asap pertama kali terlihat keluar dari sebuah box lapak kosong milik Dido. Melihat asap semakin tebal, seorang saksi mata, Putri Rahayu (18 tahun), yang berjualan di lapak sebelahnya, langsung berteriak meminta pertolongan warga lainnya.

“Saya lihat asap keluar dari dalam box kosong. Waktu saya cek, asap makin tebal, lalu saya teriak minta tolong,” ujar Putri.

BACA JUGA: Penemuan Jenazah di Perkebunan Cengkeh Palasa Parigi Moutong Bikin Geger Warga

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api dengan cepat membesar karena di sekitar lapak terdapat banyak tumpukan sampah dan kardus bekas yang mudah terbakar.

BACA JUGA: Kakek 90 Tahun yang Hilang di Banggai Ditemukan Meninggal

Kobaran api kemudian merembet dan merusak pintu gudang kosong milik warga Desa Balinggi di Kecamatan Balinggi, Dewa Putu Edi Putra, yang hanya berjarak sekitar dua meter dari sumber api.

Sekitar pukul 09.15 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong bersama personel Polsek Parigi tiba di lokasi kejadian. Dengan bantuan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.40 WITA.

Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta, meliputi satu unit box lapak dan kerusakan pada pintu gudang.

“Tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari dalam box lapak yang kemudian menyambar tumpukan sampah dan kardus bekas di sekitarnya,” katanya.

Sekitar pukul 10.00 WITA, Tim Inafis Polres Parigi Moutong yang dipimpin AIPDA I Nyoman Mustika, S.H., didampingi Pamapta IPDA Arda Arya Dikaryav, S.Tr.I.K., bersama pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil analisis awal, kata dia, lapak tersebut diketahui selama ini ditempati seorang pemulung bernama Mama Alex bersama anaknya. Api diduga berasal dari obat nyamuk yang ditinggalkan menyala saat penghuni tidak berada di tempat, lalu menyambar material mudah terbakar hingga memicu kebakaran.

Ia lantas mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di lokasi yang banyak terdapat bahan mudah terbakar.

“Kami mengingatkan warga untuk tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi menyala serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah kejadian serupa,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *