JURNAL LENTERA, JAKARTA – Konfigurasi mesin yang ditingkatkan tidak mampu mengangkat semangat pembalap Honda di MotoGP. Pembalap Honda Joan Mir merasa tidak bisa kompetitif di area mana pun dengan RC213V seiring dengan penampilannya yang menyedihkan sepanjagn MotoGP 2024.
Mir awalnya optimis dengan konfigurasi mesin baru yang diluncurkan Honda di awal Grand Prix Austria, tetapi harus menerima “kenyataan” yang menyedihkan pada hari Ahad.
BACA JUGA: Espargaro: Acosta Harus Paham Pembalap Terbaik Tak Selalu Menang di MotoGP
Dalam balapan kering di mana semua pembalap menggunakan ban yang sama, sang juara MotoGP 2020 finis P17 di atas motor Honda pabrikan, hampir empat detik lebih lambat dari Augusto Fernandez dari Tech3 yang berada di posisi terakhir dalam perolehan poin.
Meskipun hasil itu sendiri merupakan kekecewaan besar, pembalap Spanyol itu sangat kecewa karena dia berjuang di setiap departemen dibandingkan dengan rival langsungnya, kehilangan waktu saat pengereman, akselerasi, dan juga karena keausan ban.
BACA JUGA: Lorenzo: Marquez Bisa Memenangi Gelar MotoGP Lagi
Pembalap berusia 26 tahun ini mengatakan bahwa ia tidak berdaya dengan keadaan di Honda, karena ia tidak dapat mendorong dirinya secara maksimal karena keterbatasan yang ia hadapi pada motornya.
“Sulit untuk memiliki perasaan yang lebih buruk dari yang saya alami. Saya tak bisa melihat area positif,” katanya.
“Saya tidak bisa melihat area spesifik di mana saya bisa kompetitif. Itulah kenyataannya. Itu adalah tantangan untuk tetap berada di atas motor.”
“Saat mengerem di lintasan lurus, saya mengunci motor, saya sering mengunci bagian depan. Hal itu membuat saya tidak bisa mengerem dengan leluasa.”
“Namun sesaat sebelum membuka gas, motor saya berputar dan kemudian Anda membuka gas dan ‘melayang’, anda merasa melayang terus menerus seperti tak bisa mengendalikannya.”
“Kemudian penurunan ban lebih besar dari yang lain dan Anda lebih sering mengalami overheat daripada yang lain, jadi Anda tidak bisa mengendalikannya.”
“Selain itu, di awal balapan saya melaju bersama grup, saya harus melambat karena tekanan ban depan saya sangat rendah , tidak bisa mendorong, itulah kenyataannya.” ujar Mir.
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Motorsport.com











