JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatatkan prestasi membanggakan dengan memborong sejumlah penghargaan di tingkat nasional.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, layanan hukum, hingga upaya pencegahan peredaran narkoba berbasis kearifan lokal.
Salah satu penghargaan diraih Desa Kota Raya Selatan yang berhasil menempati peringkat dua nasional. Prestasi ini dinilai menjadi bukti keberhasilan desa dalam mengelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
BACA JUGA: Pemkab Parigi Moutong Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
Selain itu, Parigi Moutong juga mendapat apresiasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah atas penerapan hukum adat dalam menekan peredaran narkoba.
BACA JUGA: Menteri Transmigrasi Dijadwalkan Tinjau Lahan Pertanian dan Nelayan di Parigi Moutong
Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam rangkaian kegiatan peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa/Kelurahan yang dihadiri Mendes PDT Yandri Susanto, dan Menteri Hukum Dr. Supratman Andi Agtas, di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, program tersebut dinilai efektif dalam membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan adat. Keberhasilan program tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan penerapan hukum adat ke wilayah lain yang masih memiliki struktur adat yang kuat.
“Langkah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi peredaran narkoba di Parigi Moutong,” ujarnya.
Berkaitan dengan program Posbakum, kata dia, sebagai upaya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat. Keberadaan Posbakum diharapkan dapat membantu warga, khususnya di desa, dalam mendapatkan pendampingan hukum.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Parigi Moutong untuk memastikan keberlanjutan program Posbakum melalui koordinasi dengan pemerintah pusat serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Dalam waktu dekat, Pemkab Parigi Moutong akan menggelar rapat khusus untuk membahas skema pelaksanaan agar layanan tersebut dapat berjalan efektif di seluruh desa,” tandasnya.
Laporan : Miswar










