Pria 57 Tahun di Parigi Moutong Hilang saat Berkebun

Pria 57 Tahun di Parigi Moutong Hilang saat Berkebun
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap Joni Bunga, warga Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong yang dilaporkan hilang saat berkebun, Jum'at, 25 Agustus 2023. (Foto: Dok Basarnas Palu)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Seorang pria, Joni Bunga (57 tahun) warga Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang saat pergi berkebun pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Berdasarkan informasi yang dirilis Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu, Joni Bunga berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat ke kebun membakar jerami yang sudah ditebangnya sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, hingga malam hari Joni Bunga, tak kunjung kembali. Padahal, menurut keluarganya, ketika pergi ke kebun miliknya, Joni Bunga selalu kembali di hari yang sama.

Sehingga, keluarga Joni Bunga bersama masyarakat setempat melakukan upaya pencarian. Namun, belum menemukan adanya tanda-tanda dari Joni Bunga.

BACA JUGA: Sopir Minibus Masuk Jurang di Jalur Palu-Parigi dalam Pencarian

BACA JUGA:  PMI Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Parigi Moutong yang Terdampak Kekeringan

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Andrias Hendrik Johannes, laporan hilangnya korban diterima oleh Pos SAR Parigi sekitar pukul 20.00 WITA, pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata dia, pihaknya menerjunkan empat orang personel Pos SAR Parigi untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

BACA JUGA: Begini Penyebab Nelayan di Banggai Laut Dilaporkan Hilang

“Saat tiba di Desa Tanalanto, empat orang personel kami melakukan koordinasi dan assesment perencanaan operasi SAR,” ujar Andrias melalui keterangan tertulisnya, Jum’at, 25 Agustus 2023.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, kata dia, pencarian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran di lokasi terakhir kali korban terlihat hingga sejauh 8 kilometer. Sedangkan tim kedua melakukan penyisiran di sekitar kebun milik korban hingga 8 kilometer.

BACA JUGA:  Ketua TP-PKK Sulteng Dorong Pendidikan Inklusi PAUD di Parigi Moutong

“Unsur yang tergabung dalam operasi SAR ini terdiri dari personel Pos SAR Parigi, Babinsa, Babinkamtibnas, BPBD Parigi Moutong dibantu aparat desa dan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Laporan : Multazam/**

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *