JURNAL LENTERA, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mendorong pelaksanaan gerakan iktikaf dalam skala lebih besar pada Ramadan 2027, menyusul tingginya antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengikuti kegiatan iktikaf di Masjid Mujahidin Kantor Gubernur setempat.
Menurut Anwar Hafid, tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal positif bahwa kesadaran beribadah, khususnya di kalangan generasi muda, terus meningkat.
Sebab, kegiatan iktikaf yang berlangsung sejak malam ke-21 hingga ke-29 Ramadan tersebut diikuti dengan jumlah peserta rata-rata lebih dari 150 orang setiap malamnya.
“Insyaallah tahun depan kita buat gerakan iktikaf yang lebih besar di Masjid Raya Baitulkhairaat, agar suasana Ramadan semakin terasa di tengah masyarakat,” ujar Anwar Hafid saat menutup kegiatan iktikaf yang digelar Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sulteng pada Kamis subuh, 19 Maret 2026.
Ia menilai, iktikaf bukan sekadar kegiatan keagamaan. Tetapi, juga menjadi sarana pembinaan spiritual yang berdampak positif bagi individu maupun lingkungan.
Ia lantas menegaskan, inti Ramadan terletak pada sepuluh malam terakhir. Di mana umat Islam berpeluang meraih malam Lailatul Qadar.
Namun, ia mengingatkan bahwa yang terpenting adalah bagaimana umat mampu menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah.
“Hanya mereka yang menjadikan ibadah sebagai kebutuhan yang mampu menjalani iktikaf dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Di akhir kegiatan, Gubernur Sulteng turut menyerahkan secara simbolis paket sembako dari lembaga mitra kepada para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan tersebut.
Laporan : Mifta’in










