JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – DPRD Parigi Moutong menyoroti kondisi jembatan dan bangunan sekolah dasar di Kecamatan Mepanga yang dinilai memprihatinkan dan belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.
Anggota DPRD Parigi Moutong, Irawati, mengungkapkan kondisi jembatan di Desa Sigungi telah lama dikeluhkan warga.
Bahkan, kondisi tersebut sudah berulang kali disampaikan, baik melalui aspirasi langsung maupun proposal resmi. Namun hingga kini belum ditindaklanjuti.
“Ini sangat memprihatinkan, dan sudah lama kondisi itu belum ditangani oleh pemerintah,” ujar Irawati dalam rapat paripurna DPRD Parigi Moutong yang mengagendakan laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati, Kamis, 30 April 2026.
Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan desa dengan wilayah lain. Sehingga sangat penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaikinya.
Ia juga menyoroti kondisi bangunan SD 2 Mepanga yang dinilai belum mendapatkan perhatian dari dinas terkait.
“Saya berharap melalui paripurna ini, pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan ini,” katanya.
Kedua lokasi yang membutuhkan perhatian tersebut berada tidak jauh dari kediaman pimpinan daerah. Sehingga seharusnya bisa segera ditangani.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat. Tetapi, juga mempengaruhi citra pemerintah daerah di mata publik.
“Seharusnya ini bisa menjadi perhatian bupati karena berada di sekitar kediamannya,” pungkas Irawati.
Laporan : Miswar










