JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih bagi warga Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, yang terdampak kekeringan berkepanjangan.
Hingga Selasa, 11 Agustus 2026, distribusi air bersih telah dilakukan untuk ketiga kalinya guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih mengalami krisis air.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, ST, M.Si., penyaluran air tersebut dilakukan bersama BPBD Sulawesi Tengah.
“BPBD Sulawesi Tengah juga mengerahkan satu unit truk tangki airnya untuk menyalurkan air bersih bagi warga,” ujar Rivai melalui keterangan tertulisnya.
Langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi kekeringan yang masih berlangsung dan meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat.
Kekeringan di Desa Sausu Taliabo telah terjadi sejak Maret 2026, dan semakin memburuk memasuki Agustus akibat rendahnya curah hujan.
Dampaknya, sejumlah sumber air milik warga, terutama sumur, mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, kata dia, pihaknya bersama BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pemantauan sekaligus menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat agar pasokan air bersih tetap tersedia selama musim kemarau masih berlangsung.
BPBD juga memastikan upaya penanganan dampak kekeringan akan terus dilakukan melalui koordinasi lintas instansi guna menjamin kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.
“Kami berharap penyaluran bantuan air bersih dapat meringankan beban warga terdampak. Sekaligus, meminimalkan risiko krisis air bersih yang masih mengancam Desa Sausu Taliabo akibat kemarau berkepanjangan,” tandasnya.
Laporan : Multazam










