JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, mengingatkan petani agar tidak mengalihfungsikan lahan sawah produktif.
Keberadaan lahan pertanian menurutnya harus dijaga untuk mempertahankan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Khusus Kecamatan Balinggi, kata dia, memiliki peran strategis dalam sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong. Wilayah tersebut memiliki areal pertanian sekitar 5.500 hektare dan menjadi salah satu kawasan penting dalam menopang produksi tanaman pangan.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh petani di Kecamatan Balinggi yang selama ini telah bekerja keras menjaga produksi pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Erwin saat menghadiri panen raya padi sekaligus penyerahan simbolis bantuan benih padi varietas M70D di Desa Suli, Kecamatan Balinggi pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia mengatakan, pemerintah terus memberikan dukungan kepada petani melalui berbagai program, termasuk bantuan benih padi. Seluruh kelompok tani di Kecamatan Balinggi mendapatkan bantuan benih yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan petani.
Bantuan benih yang bersumber dari APBN tersebut mencakup lahan sekitar 13.065 hektare dengan menggunakan varietas M70D yang memiliki umur panen sekitar 80 hari.
“Ini tentu sangat membantu petani-petani kita, terutama mengatasi yang disampaikan tadi, padi setan,” katanya.
Selain bantuan dari APBN, terdapat pula dukungan dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk lahan seluas sekitar 1.000 hektare.
Ia menilai, berbagai bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat posisi Kabupaten Parigi Moutong sebagai sentra pangan dan beras, sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan.
Sehingga, ia meminta Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) bersama penyuluh pertanian dan seluruh jajaran terkait memastikan bantuan benih dimanfaatkan sesuai peruntukan. Pendampingan kepada petani juga harus dilakukan sejak persiapan tanam hingga masa panen.
Kepada petani penerima bantuan, ia lantas berpesan agar bantuan benih padi digunakan sebaik-baiknya dan mengikuti anjuran teknis dari penyuluh pertanian.
“Terus meningkatkan penerapan teknologi budidaya yang baik. Saya ingin agar setiap bantuan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan tentunya kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pembangunan pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Hasil panen yang tinggi harus dibarengi pengolahan yang baik, akses pasar yang lebih luas, efisiensi biaya produksi dan peningkatan nilai tambah.
“Pertanian merupakan sebuah usaha agribisnis yang harus dikelola secara profesional, efisien dan berorientasi pada pasar,” tutur Erwin.
Ia pun mendorong penyuluh pertanian untuk terus memberikan inovasi kepada petani, termasuk dalam pemanfaatan teknologi guna menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas hasil pertanian.
Pembangunan pertanian ke depan menurutnya harus semakin modern serta mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim agar dapat memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani.
Terkait panen raya di Kecamatan Balinggi, ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama pemerintah dan petani dapat menghasilkan capaian nyata dalam pembangunan pertanian.
Harapannya, hasil panen tersebut menjadi motivasi bagi petani untuk meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
“Untuk itu, mari kita jaga lahan pertanian kita, jangan sampai lahan-lahan produktif beralih fungsi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, lahan pertanian produktif tidak boleh dialihfungsikan secara sembarangan, termasuk untuk tanaman jagung. Sebab, terdapat aturan yang mengatur perlindungan dan alih fungsi lahan pertanian.
“Teruslah bekerja, berinovasi dan membangun kerja sama. Pemerintah akan terus hadir bersama petani. Petani sejahtera, pertanian maju dan ketahanan pangan kuat. Saya berharap bantuan benih yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menghasilkan produksi yang lebih baik pada musim tanam berikutnya. Mari bersama-sama membangun pertanian Parigi Moutong dengan semangat dari petani, oleh petani dan untuk kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Laporan : Mizwar










