Ragam  

Sembilan Warga Papua Ditembaki dan Diserang Pakai Sajam

Garis Polisi. Ilustrasi Penyidik Polrestabes Makassar mendalami kejiwaan terhadap wanita berinisial NM (29 tahun) terkait kasus dugaan aborsi tujuh janin yang disimpan dalam botol minuman di rumah kontrakannya. (Foto: dok Antara)

JURNAL LENTERA, JAYAPURA – Polisi menyebutkan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menjadi pelaku penyerangan terhadap warga sipil di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua diduga dari kelompok Egianus Kogoya. Dalam insiden tersebut, 10 warga sipil meninggal.

“Memang pelaku penyerangan yang melukai 11 orang warga sipil, 10 di antaranya meninggal itu adalah KKB pimpinan Egianus Kogoya,” tegas Dirreskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani di Jayapura, Sabtu, 16 Juli 2022.

Dia menjelaskan, saat melakukan penyerangan selain melakukan penembakan juga menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA: Kasus HAM Papua, KontraS Desak Moeldoko Harus Diperiksa

Sebanyak 11 orang terluka, 10 orang di antaranya meninggal dunia dan saat ini sudah dievakuasi ke Timika.

BACA JUGA:  Lima Pelatih Klub Premier League yang Terancam Dipecat

Tempat kejadian perkara penyerangan berada di luar Kenyam dan setelah melakukan penyerangan langsung melarikan diri.

Ketika ditanya tentang persediaan amunisi, Kombes Faizal mengatakan KKB masih memiliki amunisi walaupun mungkin tidak banyak.

“Walaupun demikian diharapkan aparat keamanan dan masyarakat tetap waspada,” harap Kombes Faizal.

BACA JUGA: Satgas TNI Beri Pengobatan Gratis Warga Kampung Kibay di Papua

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *