JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Candra Setiawan, mendorong pemerintah daerah segera merealisasikan pemisahan Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan kinerja dan respons pelayanan kebakaran di wilayah Parigi Moutong.
Pemisahan Damkar dari Satpol PP, kata dia, merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat. Hal itu bahkan ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Bahkan, Mendagri menekankan agar damkar di seluruh Indonesia dipisahkan dari OPD lainnya.
“Kebijakan agar Damkar dipisahkan dari Satpol PP itu merujuk pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 300.1.7/9757/SJ tentang optimalisasi tugas dan fungsi pemadam kebakaran,” ujar Candra dalam rapat paripurna DPRD Parigi Moutong pada Selasa, 3 Februari 2026.
Bahkan, menurut Candra surat edaran tersebut telah diteruskannya kepada pemerintah daerah melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) untuk dikaji. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang terlihat.
Ia menilai, jika telah berdiri sendiri sebagai perangkat daerah, Damkar dapat bekerja lebih fokus, profesional, dan maksimal dalam melayani masyarakat.
“Di kabupaten lain sudah melaksanakan apa yang disampaikan dalam Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri. Tapi daerah kita sejauh ini belum berpikir agar hal itu dimaksimalkan,” katanya.
Ia menegaskan, jika dinas terkait tidak segera mengusulkan pemisahan tersebut, DPRD dapat mengambil inisiatif karena menyangkut keselamatan masyarakat dan dinilai mendesak.
Bahkan, melalui Komisi I DPRD, ia berencana mengundang pihak terkait, termasuk Bagian Ortal, guna membahas rencana pemisahan Damkar dari Satpol PP agar segera direalisasikan.
Selain isu kelembagaan, ia juga menyoroti penarikan personel Damkar dari Posko eks Moutong ke markas Parigi yang memicu keluhan warga.
“Kebijakan itu dinilai perlu dievaluasi agar tidak berdampak terhadap lambatnya respons penanganan kebakaran di wilayah tersebut,” ungakpnya.
Ia pun menekankan pentingnya penambahan armada Damkar secara bertahap setiap tahun. Mengingat luas wilayah Parigi Moutong yang membentang panjang, ketersediaan armada dan personel dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
“Itu menjadi kebutuhan urgent. Apalagi wilayah daerah kita bentangnya panjang. Saya harap pemerintah berkomitmen soal ini,” tandasnya.
Laporan : Miswar










