Example 970x250
Ragam  

Gubernur Sulteng Ingatkan Makna Merah dan Putih saat Melantik 69 Paskibraka

Gubernur Sulteng Ingatkan Makna Merah dan Putih saat Melantik 69 Paskibraka
Pengukuhan 69 anggota Paskibraka Provinsi Sulteng di salah satu hotel di Palu, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Foto: BIRO ADPIM)

JURNAL LENTERA, PALU – Gubernur Anwar Hafid, mengingatkan makna merah dan putih bendera saat mengukuhkan 69 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di salah satu hotel di Palu, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Anwar Hafid meminta para anggota Paskibraka tidak hanya menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tetapi, juga memahami nilai perjuangan yang terkandung di balik bendera kebangsaan tersebut.

“Merah mengajarkan keberanian, putih mengajarkan ketulusan. Bawalah nilai-nilai itu dalam setiap langkah dan pengabdian kalian,” ujarnya.

Pengukuhan Paskibraka menurutnya bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan amanah dan kehormatan yang harus dibuktikan saat menjalankan tugas di hadapan masyarakat Sulteng.

“Sesungguhnya puncak pengabdian anak-anakku sekalian akan terjadi pada tanggal 17 Agustus 2026. Hampir tiga juta rakyat Sulteng akan melihat dan menyaksikan saudara-saudari sekalian,” katanya.

Ia meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan rasa bangga sebagai putra-putri terpilih yang membawa nama daerah.

BACA JUGA:  Polisi Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Tujuh Rumah di Parigi Moutong

Proses seleksi dan latihan yang telah dilalui para anggota Paskibraka, kata dia, bukan hanya untuk membentuk kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter.

Sehingga, pengalaman sebagai anggota Paskibraka diharapkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari meski tugas pengibaran bendera telah selesai.

“Jangan jadikan Paskibraka hanya sebagai kebanggaan hari ini. Jadikan nilai disiplin, integritas, keberanian, persatuan, dan cinta tanah air sebagai karakter dalam kehidupan kalian,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya integritas sebagai modal utama untuk meraih keberhasilan di masa depan. Ia mengibaratkan integritas sebagai benih yang telah tumbuh melalui proses pendidikan, latihan dan pengalaman yang dijalani para anggota Paskibraka.

“Jaga baik-baik integritas itu, karena keberhasilan kalian di masa depan ditentukan sejauh mana integritas itu ada dalam diri kita,” tutur Anwar Hafid.

Selain menjalankan tugas negara pada 17 Agustus, para anggota Paskibraka juga diminta menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

Ia berharap, mereka terus belajar, berkarya, menjaga persatuan dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Srikandi Ketenagakerjaan Sulteng Unjuk Gigi di Paritrana Award, Kota Palu Sabet Juara Pertama

Ia pun memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan doa, dukungan dan pengorbanan hingga putra-putri mereka terpilih menjadi anggota Paskibraka Sulteng.

“Dua hari lagi, gelar ini akan anak-anakku sekalian buktikan kepada bangsa dan negara bahwa saya memiliki kekuatan, saya memiliki semangat, dan saya memiliki integritas untuk membela bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tandasnya.

Sebanyak 69 putra-putri terbaik dari 13 kabupaten/kota di Sulteng tersebut akan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *