JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan air bersih kepada 70 kepala keluarga (KK) di Desa Laemanta Utara, Kecamatan Kasimbar, yang terdampak banjir.
Bersamaan dengan itu, BPBD juga mempercepat normalisasi alur sungai sebagai langkah antisipasi banjir susulan, Senin, 20 Juli 2026.
Penanganan tersebut dilakukan menyusul banjir yang melanda Dusun IV, Desa Laemanta Utara, pada Jum’at, 17 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 WITA. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sungai meluap hingga merendam permukiman warga dan sejumlah fasilitas umum.
Akibat banjir tersebut, pipa transmisi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) mengalami kerusakan. Sehingga, pasokan air bersih ke sekitar 70 KK terputus.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemerintah desa mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak.
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parigi Moutong, Rivai, ST, M.Si., mengatakan pihaknya memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga jaringan PAMSIMAS selesai diperbaiki dan kembali beroperasi secara normal.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, kata dia, BPBD Parigi Moutong juga mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi alur sungai.
“Langkah tersebut bertujuan mengembalikan kapasitas aliran sungai agar mampu menampung debit air saat hujan deras,” ujarnya.
Normalisasi sungai diharapkan dapat mengurangi potensi luapan air sekaligus meminimalkan risiko banjir susulan yang dapat mengancam permukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian bencana dapat menghubungi Call Center BPBD 117, layanan WhatsApp di nomor 0811-4180-117, atau melalui aplikasi SIBIMO,” tandasnya.
Laporan : Mizwar











