Example 970x250

Intip 10 Stadion yang akan Jadi Panggung Perhelatan Euro 2024 Akhir Pekan ini

Intip 10 Stadion yang akan Jadi Panggung Perhelatan Euro 2024 Akhir Pekan ini
The Allianz Arena - (Foto: Michael )

Volksparkstadion Hamburg

Volksparkstadion adalah rumah bagi klub Hamburger SV. Kapasitas maksimal 55.000 penonton, tapi dikurangi menjadi 49.000 untuk pertandingan Piala Eropa 2024. Stadion ini pertama kali dibuka pada Juli 1953, mengalami renovasi besar-besaran pada 1998-2000, 2006, 2010 dan 2024.

Piala Dunia 1974, Piala Eropa 1988, Piala Dunia 2006, Final Liga Europa 2010, serta reunifikasi gelar tinju kelas berat Vladimir Klitchko dan David Haye pada 2011 pernah dipanggungkan di stadion ini. Sepanjang perhelatan Euro, ada lima laga berlangsung di sini, yakni empat pertandingan penyisihan grup dan perempat final.

Volksparkstadion – (Foto: EPA-EFE/Hannibal Hanschke)

Dusseldorf Arena Dusseldorf

Dusseldorf Arena, atau Merkur Spiel-Arena akan menampung 47.000 penonton untuk Euro 2024 dari kapasitas biasa 50.000 orang. Stadion ini menjadi kandang Fortuna Dusseldorf, dibuka pertama kali Januari 2005.

Pada masa lalu pertandingan delapan besar Liga Eropa 2020, pembukaan Kejuaran Bola Tangan Putra Eropa 2024 pernah digelar di sini. Selama Euro 2024 ada tiga pertandingan penyisihan grup, satu babak 16 besar, satu perempat final akan berlangsung di sini.

Dusseldorf Arena atau Merkur Spiel Arena. – (Foto: EPA-EFE/Christopher Neundorf)

Mungersdorferstadion Cologne

BACA JUGA:  Nigeria Boikot Laga Kualifikasi Piala Afrika di Libya Usai Telantar 16 Jam di Bandara

Mungersdorferstadion atau RheinEnergieStadion berkapasitas 50.000 penonton, tapi hanya akan digunakan untuk 43.000 penonton selama Euro 2024. Stadion ini merupakan markas klub FC Cologne.

Diresmikan pada September 1923, renovasi besar-besaran dilakukan 1975 dan 2004. Stadion ini pernah menggelar pertandingan Piala Eropa 1988, Piala Konfederasi 2005, Piala Dunia 2006, delapan besar dan final Liga Eropa 2020.

Selama Euro 2024 akan ada empat laga babak penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar berlangsung di sini.

RheinEnergieStadion atau Mungersdorferstadion. – (Foto: EPA-EFE/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Waldstadion Frankfurt

Waldstadion atau Commerzbank Arena berkapasitas 55.000 penonton, tapi selama Euro 2024 hanya akan menampung 47.000 penonton. Kandang Eintracht Frankfurt ini pertama kali diresmikan Mei 1925. Perluasan stadion terjadi pada 1937 dan 1953, dilanjutkan renovasi pada 1974 dan 2005.

Piala Dunia 1974, Piala Eropa 1988, Piala Konfederasi 2005, Piala Dunia 2006, Final Piala Dunia Putri 2011, pernah digelar di sini. Tiga tahun lagi, stadion ini akan menjadi panggung Final Liga Eropa 2027.

Selama Euro 2024, empat pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar akan berlangsung di sini.

Waldstadion atau Commerzbank Arena – (Foto: EPA/Frank May)

Zentralstadion Leipzig

BACA JUGA:  Berikut Besaran Temuan dan Denda Pembangunan RS Moutong

Zentralstadion atau Red Bull Arena berkapasitas 40.000 penonton selama Euro 2024 dari biasanya 47.069. Kandang RB Leipzig ini pertama kali diresmikan pada November 2004 dengan perluasan pada 2021.

Dahulu, stadion ini pernah menggelar Piala Konfederasi 2005, Piala Dunia 2006, dan yang akan datang final Liga Konferensi Eropa 2026.

Selama Euro 2024, akan ada tiga pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar berlangsung di sini.

Zentralstadion – (Foto: EPA/Peter Endig)

Arena AufSchalke Gelsenkirchen

Arena AufSchalke adalah kandang klub Schalke 04, berkapasitas 50.000 penonton untuk Euro 2024 dari kapasitas biasa 62.271 penonton.

Peresmian berlangsung Agustus 2001, dengan renovasi besar-besaran terjadi pada tahun 2005. Dahulu stadion ini pernah menggelar final Liga Champions 2004, Piala Dunia 2006, pertandingan pembukaan Piala Dunia Hoki Es 2010, dan delapan besar Liga Eropa 2020.

Selama Euro 2024, tiga pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar akan berlangsung di sini.

Arena AufSchalke – (Foto: EPA-EFE/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id