banner 1280x180
2 views

Kedapatan Mencuri Peralatan Masjid di Parigi Moutong, Pria Asal Gorontalo Ini Dibekuk Polisi

  • Bagikan
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Andi Batara Purwacaraka, SH., SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Donatus Kono, saat memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil curian dari terduga pelaku berinisial S (38) asal Provinsi Gorontalo. (Foto: doc JurnalLentera.com)

JURNAL LENTERA – Diduga melakukan pencurian peralatan salah satu Masjid di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, seorang pria berinisial S (38) asal Provinsi Gorontalo ini dibekuk polisi.

“Terduga pelaku ini ditangkap saat menjalankan aksinya,” ujar Kapolres Parigi Moutong, AKBP Andi Batara Purwacaraka, SH., SIK, dalam siaran persnya, Selasa, 19 Oktober 2021.

Dia mengatakan, penangkapan terduga pelaku bermula dari laporan warga yang kemudian ditindak lanjuti Kapolres Parigi Moutong, AKBP Andi Batara Purwacaraka, SH., SIK dengan memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan.

Ketika melaksanakan patroli gabungan, kata dia, polisi melihat sepeda motor yang digunakan terduga pelaku terparkir di depan salah satu Masjid, tepatnya sekitar pukul 02.00 dini hari.

Kemudian, polisi melakukan pencarian terhadap pemilik sepeda motor hingga masuk ke halaman Masjid.
Saat itu, polisi mendapati terduga pelaku yang tengah menggunakan masker TNI-Polri keluar dari dalam Masjid dengan tergesa-gesa.
Bahkan, terduga pelaku menggertak polisi dengan nada bertanya.
Namun, polisi pun balik bertanya kepada terduga pelaku dan menggeledah sepeda motor yang digunakan beserta barang bawaannya.

“Saat menggeledah, anggota kami menemukan sejumlah barang elektronik berupa mixer, power, amplifier, speaker, dan dispenser yang diduga kuat barang hasil curian. Setelah diinterogasi, terduga pelaku mengakui barang-barang tersebut adalah hasil curian dari Masjid di Kecamatan Torue dan Sausu,” beber Donatus Kono.

Dia mengatakan, modus yang dilakukan terduga pelaku berpura-pura Shalat di Masjid, yang menjadi targetnya.
Ketika melihat situasi sepi, terduga pelaku langsung melancarkan aksinya.

Dari hasil penangkapan terduga pelaku, polisi mengamankan puluhan barang elektronik serta perlengkapan Masjid berupa karpet yang diduga kuat hasil curian.

Namun, sebagian barang hasil curian berdasarkan pengakuan terduga pelaku telah dijualnya di Provinsi Gorontalo dan dan beberapa kabupaten lainnya.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 3 e Jo 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Parigi Moutong beserta barang bukti untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Laporan : Roy Lasakka

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *