JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Upaya meningkatkan kualitas pendampingan pertanian di Parigi Moutong terus diperkuat. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para penyuluh pertanian yang telah ditetapkan statusnya menjadi penyuluh pusat.
Pada kesempatan yang sama, tiga penyuluh berprestasi juga menerima kendaraan operasional baru untuk mendukung kinerja lapangan.
Plt Kepala Dinas TPHP Parigi Moutong, Hj. Sunarti, S.P, M.Si., mengatakan peningkatan peran penyuluh menjadi bagian penting dalam mendorong produksi komoditas unggulan daerah, termasuk padi dan jagung.
BACA JUGA: Perkuat Produksi Pertanian, Pemda Parigi Moutong Salurkan Bantuan Benih Jagung dan Alsintan
“Seluruh penyuluh pertanian kini telah berstatus penyuluh pusat yang di SK-kan Kementan. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian,” ujar Sunarti saat menyampaikan laporan pada kegiatan penyerahan bantuan benih jagung hybrida dan alsintan oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, di aula Dinas TPHP setempat pada Senin, 8 Desember 2025.
BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Genjot Pengembangan Durian, Kajian Tambang Dipastikan Tidak Diprioritaskan
Selain penguatan SDM, kata dia, sektor pertanian Parigi Moutong turut mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat melalui Satker Kementan. Tahun ini, Parigi Moutong menerima bantuan benih jagung untuk 1.797 hektare melalui APBN.
Kemudian, bantuan benih jagung 26.000.955 kilogram yang diperuntukan bagi 89 kelompok tani. Melalui APBD Kabupaten Parigi Moutong, tersedia pula bantuan benih seluas 24 hektare untuk satu kelompok tani.
Seluruh bantuan telah melalui proses verifikasi dan pendataan sesuai kebutuhan lapangan. Bahkan, Dinas TPHP Parigi Moutong juga bekerja sama dengan Lapas dan kepolisian untuk mempercepat proses penanaman benih jagung di sejumlah titik.
Tidak hanya itu, Kementan juga memberikan bantuan tambahan berupa 20 unit traktor atau jonder untuk Brigade Dinas TPHP Parigi Moutong. Alat tersebut akan dikelola dinas dan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan areal tanam para petani.
Pihaknya akan memastikan seluruh perkembangan tanaman akan dipantau secara berkala. Tim penyuluh siap memberikan pendampingan teknis mulai dari masa tanam hingga panen.
“Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah yang didukung sinergi pusat dan daerah. Kami siap mengawal agar seluruhnya berdampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian,” tandasnya.
Laporan : Miswar










