Presiden Jokowi Perjuangkan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Jokowi Bakal Hadiri Festival Durian di Parigi Moutong
Presiden Joko Widodo. (Foto: Humas Sekretariat Presiden)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia akan tetap berupaya bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Pada saat yang sama, Indonesia tetap menjunjung tinggi prinsip Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.

“Pertama, ini prinsip negara kita Indonesia yang selalu konsisten dan teguh memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” kata Jokowi dalam pernyataannya lewat saluran Youtube Sekretariat Presiden menanggapi merespons penolakan terhadap tim nasional Israel U-20 berlaga di Indonesia.

Ia mengatakan, Indonesia mengusung ide solusi dua negara, Palestina dan Israel, untuk menghentikan konflik di sana.

Indonesia, kata dia, juga teguh menolak penjajahan dalam bentuk apa pun.

Bahkan, hal tersebut selalu disampaikannya melalui forum bilateral, multilateral, maupun forum-forum internasional.

Menurutnya, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 melalui proses bidding dan seleksi panjang.

BACA JUGA: Drawing Piala Dunia U20 Batal : Sanksi FIFA Mengintai

Saat itu, semua pihak berjuang dan bekerja keras bersama agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah hingga pada Oktober 2019, Indonesia pun ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.

“Ini merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia, karena kita mendapatkan kepercayaan menyelenggarakan Piala Dunia U-20, event olahraga yang paling banyak penggemarnya,” katanya.

BACA JUGA: Argentina Bakal Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Saat dipastikan menjadi tuan rumah, kata dia, Indonesia belum mengetahui pesertanya karena masih prakualifikasi.

Sedangkan kepastian lolosnya Israel baru diketahui pada Juli 2022.

“Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi, posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina, karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat. Dalam urusan Piala Dunia U-20, kita sependapat dengan duta besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA mempunyai aturan yang harus ditaati anggotanya. Jangan mencampuradukkan urusan olahraga dengan politik,” tegas Jokowi.

Menurutnya, FIFA sudah mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U-20.

“Namun pemerintah maupun PSSI masih terus berusaha mencari solusi terbaik. Untuk itu saya mengutus Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir untuk bertemu dengan tim FIFA untuk penyelesaian terbaik mencari solusi terbaik,” tandasnya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani/**

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *