Ragam  

34 Finalis Berebut Gelar, Parigi Moutong Jadi Panggung Duta Investasi Sulteng

34 Finalis Berebut Gelar, Parigi Moutong Jadi Panggung Duta Investasi Sulteng
Kegiatan grand final Duta Promosi Investasi Sulteng yang dipusatkan di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis, 9 April 2026. (Foto: ROY LASAKKA/JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Sebanyak 34 finalis dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah siap memperebutkan gelar Duta Promosi Investasi tingkat provinsi dalam grand final yang akan digelar di Kabupaten Parigi Moutong pada Jumat besok, 10 April 2026.

Ajang perdana ini menjadikan Kabupaten Parigi Moutong sebagai pusat perhatian promosi investasi daerah di Sulawesi Tengah.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Parigi Moutong, Moko Ariyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali pertama diselenggarakan di tingkat Sulawesi Tengah.

“Duta Promosi Investasi ini merupakan yang pertama kali digelar di tingkat Sulawesi Tengah,” ujar Moko saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis, 9 April 2026.

Ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah, DPMPTSP Kabupaten Parigi Moutong, serta Yayasan Randa Kabilasa Ntodea.

Selain grand final, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) DPMPTSP se-Sulawesi Tengah yang diikuti oleh 13 kabupaten/kota.

BACA JUGA:  Kisruh Dibalik Kasus Lakalantas yang Libatkan Remaja Belasan Tahun di Polres Parigi Moutong

“Rakor tersebut dilaksanakan secara bergilir setiap tahun. Tahun ini Parigi Moutong mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah,” katanya.

Dari proses seleksi awal, kata dia, sebanyak 38 peserta dinyatakan lolos sebagai finalis. Namun, empat orang mengundurkan diri karena bertepatan dengan jadwal ujian sekolah. Sehingga, tersisa 34 finalis yang akan tampil di babak puncak.

Kabupaten Parigi Moutong sendiri mengirimkan enam finalis putra dan putri yang telah dibekali untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pariwisata hingga komoditas unggulan seperti durian.

Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi Parigi Moutong secara lebih luas, sekaligus mendorong ketertarikan investor.

Ia bahkan menekankan pentingnya interkonektivitas antar daerah dalam pengembangan pariwisata di Sulawesi Tengah, terutama dengan semakin terbukanya akses penerbangan internasional.

“Harapannya wisata tidak hanya terpusat di satu daerah, tetapi saling terhubung, misalnya dari Palu ke Sigi, Parigi, hingga Tojo Una-Una. Sehingga, dampak ekonominya bisa merata,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Program Berani Sehat Sulteng Diapresiasi Menkes, Akses Kesehatan Warga Semakin Terjamin

Melalui ajang ini, para finalis diharapkan tidak hanya mampu bersaing. Tetapi, juga menjadi representasi daerah dalam mempromosikan potensi investasi hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Proses penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri, termasuk melibatkan mantan finalis Putri Indonesia asal Sulawesi Tengah.

Seluruh tahapan seleksi, mulai dari tes tertulis, kemampuan public speaking, hingga aspek emosional dan akademik, difasilitasi oleh Yayasan Randa Kabilasa Ntodea.

“Siapapun yang terpilih, itulah yang terbaik,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *