JURNAL LENTERA, PALU – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu menggelar apel siaga SAR khusus menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Rabu, 18 Desember 2024. Apel siaga SAR khusus yang dilaksanakan di halaman Kantor KPP Palu dipimpin langsung Andrias Hendrik Johannes.
Apel siaga SAR khusus ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang dimulakan pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Dalam apel siaga SAR khusus ini, KPP Palu memamerkan berbagai alat utama (alut) dan peralatan SAR, mulai dari kendaraan operasional seperti truk personel, rescue car, hingga perahu karet. Selain itu, turut dipersiapkan peralatan mutakhir seperti drone thermal, aqua eye, peralatan komunikasi, peralatan ekstrikasi, perlengkapan selam, hingga berbagai peralatan pendukung lainnya.
BACA JUGA: Tim SAR Cari Warga Donggala yang Dilaporkan Hilang
Siaga SAR Khusus ini akan difokuskan di sejumlah titik strategis dan lokasi rawan bencana, seperti pelabuhan, bandara, terminal, jalan raya, dan jalur trans. Sebanyak 86 personel dari KPP Palu, termasuk personel pos SAR dan unit siaga SAR dikerahkan untuk memastikan keamanan maupun kesiapan tanggap darurat di lapangan.
Andrias Hendrik menyampaikan, kesiagaan ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat selama libur Nataru.
BACA JUGA: Pria di Tojo Una-Una Hilang Terseret Arus Sungai
“Kami telah menyiapkan seluruh personel dan peralatan untuk dikerahkan ke lokasi-lokasi seperti pelabuhan, terminal, bandara, dan jalan raya. Kami juga berkoordinasi dengan posko-posko yang dibentuk oleh pemerintah dan stakeholder terkait, seperti TNI dan Polri,” ungkapnya.
Selain bersiaga di lokasi-lokasi utama, kata dia, tim SAR juga akan melakukan patroli secara mobile untuk memastikan kesiapan di setiap posko yang ada di pusat-pusat keramaian.
“Kami akan bergerak secara aktif untuk mendukung keamanan masyarakat selama masa libur ini. Dengan persiapan yang matang, KPP Palu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi memastikan perayaan Nataru yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman bencana,” ungkapnya.
Laporan : Multazam












Respon (1)