JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendesak pihak PLN Parigi untuk segera menangani polemik aliran listrik di Desa Tandaigi, Kecamatan Siniu yang sudah berlangsung hingga berbulan-bulan.
Menurut anggota Komisi I DPRD Parigi Moutong, Abdin, Desa Tandaigi mengalami ketidakstabilan aliran listrik yang menyebabkan banyaknya barang elektronik milik masyarakat mengalami kerusakan.
“Kondisi itu sudah berlangsung selama tiga bulan,” ujar Abdin dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Packing House di ruang aspirasi DPRD Parigi Moutong, Selasa, 25 November 2025.
BACA JUGA: Fraksi Golkar Ubah Sikap, Usulan Pansus WPR di DPRD Parigi Moutong Masih Ditunda
Selain merusak barang elektronik, kata dia, kondisi tersebut, juga berdampak terhadap 50 kepala keluarga yang kesulitan untuk melakukan pemasangan meteran listrik baru. Penyebabnya, akibat tidak stabilnya tegangan listrik.
BACA JUGA: DPRD Parigi Moutong Soroti Inkonsistensi Kebijakan Tata Ruang dan Pertanian
Padahal, kondisi tersebut sudah dilaporkan kepada pihak PLN Parigi, namun belum mendapat respon. Bahkan, masyarakat Desa Tandaigi juga mengkeluhkan tidak adanya solusi terkait polemik tersebut.
Ia pun mendesak pihak PLN Parigi untuk segera turun dan meninjau langsung kondisi di Desa Tandaigi. Dengan begitu, polemik aliran listrik tersebut secepatnya diselesaikan.
“Kebetulan pihak PLN Parigi hadir dalam rapat ini. Makanya, saya menyampaikan persoalan ini, agar segera ditindaklanjuti,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN Parigi, Bagus, mengaku akan segera melakukan pengecekan kondisi tersebut secepatnya. Sehingga, bisa memastikan penyebab terjadinya ketidakstabilan aliran listrik di Desa Tandaigi.
Ia lantas menyampaikan, di wilayah bagian utara Parigi Moutong, mulai dari Desa Binangga di Kecamatan Parigi Tengah hingga Malanggo di Kecamatan Tinombo Selatan masih mengalami perbaikan kualitas tegangan listrik.
Selain itu, pihaknya juga telah mewacanakan pembagian arus listrik di lokasi pembangunan tambag udang di salah satu wilayah di bagian utara Parigi Moutong.
Kemudian, pihaknya juga tengah melaksanakan sosialisasi terkait subsidi 50 persen dalam program listrik masuk desa.
“Bahkan, PLN Parigi juga mewacanakan pembangunan jaringan listrik baru di Desa Toraranga, Kecamatan Siniu,” tandasnya.
Laporan : Roy Lasakka Mardani











Respon (3)