JURNAL LENTERA, TOLITOLI – Kontingen Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Parigi Moutong tampil membanggakan pada ajang lomba keterampilan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan meraih Juara III kategori Leader Teaching dan Juara IV kategori Survival.
Prestasi tersebut menjadi bukti kesiapan serta kemampuan personel Damkar Parigi Moutong dalam menghadapi berbagai tantangan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
Prestasi itu diraih dalam rangkaian lomba yang digelar pada peringatan HUT Satpol PP ke-76, HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) ke-107, serta HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Tolitoli, Kamis, 4 Juni 2026.
Dalam kompetisi tersebut, personel Damkar dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah beradu kemampuan pada sejumlah kategori, yakni Leader Teaching, Survival, dan Hose Laying, yang dirancang untuk menguji keterampilan teknis serta kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi darurat.
Keberhasilan meraih dua penghargaan tersebut semakin menegaskan kualitas sumber daya manusia Damkar Parigi Moutong dalam menjalankan tugas pemadaman kebakaran maupun operasi penyelamatan.
Pencapaian itu turut disaksikan Bupati Kabupaten Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang menghadiri upacara kesiapsiagaan di Taman Kota Muhammad Bantilan, Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur H. Anwar Hafid, para kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Gubernur Anwar Hafid, mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan operasional dan kesejahteraan personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas meski pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
“Walaupun kita berada dalam suasana efisiensi, saya berharap biaya operasional dan hak-hak personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas tetap diperhatikan dan tidak dikurangi,” ujarnya.
Menurutnya, Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan saat terjadi keadaan darurat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
“Diharapkan semangat pengabdian, profesionalisme, dan sinergi antarinstansi terus meningkat sehingga pelayanan publik di Sulawesi Tengah semakin optimal,” pungkasnya.
Laporan : Mizwar











