JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong mulai mempersiapkan pelaksanaan Lomba Kreasi dan Inovasi Masyarakat (Krenova) tahun ini.
Ajang tahunan tersebut dijadwalkan membuka pendaftaran pada Agustus ini, sebagai upaya menjaring ide-ide kreatif dan inovatif yang dapat mendukung pembangunan daerah.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappelitbangda Parigi Moutong, Mardiana, mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan Krenova 2026 telah disiapkan. Mulai dari pendaftaran, proses verifikasi inovasi, hingga penganugerahan kepada para pemenang.
“Lomba Krenova setiap tahun kita laksanakan. Rencananya tahun ini dimulai Agustus tahun ini, mulai dari tahap pendaftaran, verifikasi inovator yang masuk, hingga penganugerahan,” ujar Mardiana.
Meski pengumuman resmi belum diterbitkan, kata dia, minat masyarakat untuk mengikuti kompetisi tersebut mulai terlihat.
Hingga saat ini, sekitar 10 calon peserta telah menyatakan kesediaannya mengikuti Krenova melalui grup komunikasi yang dikelola panitia.
“Untuk pendaftarannya kita belum buka resmi, tapi dilihat dari grup yang biasa kita pakai sudah sekitar 10 orang yang mendaftar. Pendaftarannya sendiri tidak kita batasi,” katanya.
Ia menjelaskan, Krenova 2026 tetap terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga pelaku usaha dan industri lokal di Kabupaten Parigi Moutong.
Namun, penyelenggaraan tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya. Keterbatasan anggaran membuat jumlah kategori perlombaan harus dikurangi.
“Tahun ini nominasi mungkin berkurang karena anggaran yang kita punya sudah sangat minim. Kalau tahun kemarin ada dari mahasiswa dan sekolah-sekolah, sekarang kita batasi mungkin hanya tiga kategori saja, yaitu difokuskan untuk masyarakat dan OPD,” ungkapnya.
Meski demikian, Bappelitbangda Parigi Moutong optimistis penyederhanaan kategori tidak akan mengurangi kualitas inovasi yang dihasilkan. Justru, ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan solusi-solusi kreatif yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Krenova bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan ide dan kreativitas yang memiliki nilai manfaat bagi daerah.
“Harapan kami, lomba Krenova 2026 dapat melahirkan lebih banyak inovator lokal yang mampu menghadirkan gagasan baru di berbagai sektor. Mulai dari pelayanan publik, pertanian, perikanan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga, dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Parigi Moutong,” tandasnya.
Laporan : Multazam











