Example 970x250

Banjir Akibat Hujan Deras Terjang Dua Kecamatan di Parigi Moutong

Banjir Akibat Hujan Deras Terjang Dua Kecamatan di Parigi Moutong
Kondisi banjir di salah satu desa di Parigi Moutong, Rabu, 29 Juli 2026. (Foto: BPBD Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sejak Rabu dini hari, 29 Juli 2026, menyebabkan banjir di Kecamatan Parigi dan Parigi Barat.

Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah warga terendam serta mengganggu akses jalan penghubung antardesa.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, banjir terjadi sekitar pukul 02.00 WITA.

Di Kecamatan Parigi, banjir melanda Dusun II, Desa Pombalowo. Air meluap setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Kondisi diperparah oleh kapasitas drainase yang tidak mampu menampung debit air serta pendangkalan sungai sehingga air meluap ke permukiman warga.

Akibatnya, tiga kepala keluarga (KK) atau 10 jiwa terdampak, terdiri atas satu bayi, satu balita, dan satu lanjut usia (Lansia). Selain itu, dua unit rumah warga dilaporkan sempat terendam banjir.

BACA JUGA:  Banjir Rendam Desa Balinggi Jati, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Sementara di Kecamatan Parigi Barat, banjir terjadi di Desa Kayuboko akibat meluapnya sungai setelah diguyur hujan deras. Genangan air menutupi badan jalan yang menghubungkan Desa Kayuboko dengan Desa Air Panas. Sehingga, kendaraan mengalami kesulitan saat melintas.

Meski tidak ada warga yang terdampak maupun korban jiwa di lokasi tersebut, terganggunya akses transportasi menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan penghubung antardesa.

BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa dan masyarakat melakukan asesmen atau kaji cepat di lokasi terdampak serta berkoordinasi untuk penanganan bencana.

Hingga laporan terakhir, kondisi banjir di Dusun II, Desa Pombalowo telah berangsur normal. Air telah surut dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing dari lumpur serta material yang terbawa banjir.

Sementara itu, genangan air di Desa Kayuboko masih menutupi badan jalan penghubung menuju Desa Air Panas. Pengguna jalan diimbau berhati-hati karena kondisi jalan masih sulit dilalui kendaraan.

BACA JUGA:  Satu Lagi Korban Tertimbun Longsor di Kawasan PT IMIP Morowali Ditemukan

BPBD Parigi Moutong mencatat kebutuhan mendesak pascakejadian meliputi bantuan logistik penanggulangan bencana serta normalisasi sungai guna mengurangi risiko banjir kembali terjadi saat curah hujan tinggi.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *