JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menargetkan lulusan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung dapat memperoleh status sekolah kedinasan melalui koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos).
Tujuannya, agar mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong lulusan Poltekesos Bandung memiliki kepastian karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, status kedinasan bagi lulusan Poltekesos akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesejahteraan sosial sekaligus membuka peluang kerja yang lebih jelas bagi putra-putri daerah.
“Kita harapkan ini bisa diwujudkan agar anak-anak kita tidak perlu lagi mencari kerja setelah lulus. Karena bidang ini sangat teknis dan dibutuhkan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Erwin saat melepas keberangkatan 20 mahasiswa baru asal Kabupaten Parigi Moutong yang akan menempuh pendidikan di Poltekesos Bandung, Jawa Barat, di Rumah Jabatan Bupati, Senin, 27 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah pada 1 Agustus 2026, dirinya berencana kembali mengunjungi Poltekesos Bandung.
Nantinya, ia akan berdiskusi dengan pihak rektorat sekaligus menyampaikan aspirasi kepada Kemensos terkait status kedinasan bagi lulusan Poltekesos.
“Pesan saya, manfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Kabupaten Parigi Moutong, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru selama menempuh pendidikan. Kalau ada kendala atau masalah di sana, sampaikan kepada orang tua. Orang tua juga harus sering berdiskusi dengan Dinas Sosial untuk mencari solusi,” katanya.
Ia juga meminta mahasiswa tidak mudah menyerah dan memanfaatkan bimbingan dari kakak tingkat apabila mengalami kesulitan selama mengikuti perkuliahan.
“InsyaAllah perkuliahan kalian dapat berjalan dengan baik, seperti harapan kita bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Parigi Moutong, Idham Karandja, mengatakan 20 mahasiswa yang diberangkatkan terdiri atas enam perempuan dan 14 laki-laki. Dengan penambahan tersebut, jumlah mahasiswa asal Parigi Moutong yang sedang menempuh pendidikan di Poltekesos Bandung kini mencapai 60 orang.
Proses penerimaan mahasiswa dilakukan melalui seleksi yang sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak kampus, mulai dari ujian tertulis hingga wawancara.
Sedangkan Dinas Sosial Parigi Moutong hanya memfasilitasi proses pendaftaran setelah berkoordinasi dengan pihak Poltekesos Bandung.
“Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong dan Poltekesos Bandung bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi putra-putri daerah melanjutkan pendidikan dengan dukungan keringanan biaya yang disubsidi oleh Kemensos,” tandasnya.
Laporan : Mizwar











