JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengingatkan pentingnya penambahan armada pemadam kebakaran (Damkar) di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
Anggota DPRD Parigi Moutong, Muhammad Irfain, menilai keterbatasan armada Damkar menjadi salah satu penyebab lambatnya penanganan kebakaran yang terjadi di beberapa titik.
Ia mengungkapkan, DPRD sebelumnya telah mengusulkan penambahan armada Damkar pada 2025 guna memperkuat penanganan kebakaran di wilayah tersebut.
“Kami di DPRD Parigi Moutong sempat mengusulkan penambahan armada Damkar pada 2025,” ujar Irfain dalam rapat paripurna DPRD Parigi Moutong pada Selasa, 3 Maret 2026.
Ia mengatakan, sejumlah peristiwa karhutla telah terjadi di beberapa wilayah Parigi Moutong, di antaranya di Desa Avolua dan Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, serta di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar.
Sedangkan keterbatasan armada membuat petugas kesulitan ketika kebakaran terjadi di beberapa lokasi secara bersamaan.
“Penanganan karhutla itu lambat karena kekurangan armada Damkar. Ini yang kami sudah katakan dari jauh-jauh hari, bahwa armada ini sangat penting,” katanya.
Kondisi tersebut, kata dia, membuat petugas kewalahan membagi armada pemadam ketika terjadi kebakaran di beberapa titik sekaligus.
“Ketika terjadi peristiwa kebakaran secara bersamaan, maka kelabakan kita. Bagaimana cara penanganannya, sementara armada kurang,” lanjutnya.
Akibat lambatnya penanganan, kebakaran disebut berdampak pada meluasnya area yang terbakar, termasuk ratusan hektare lahan perkebunan milik warga.
“Karhutla yang lambat tertangani tersebut berdampak pada ratusan hektare lahan perkebunan warga,” ungkapnya.
Ia lantas menyoroti penggunaan anggaran daerah yang dinilai belum memprioritaskan kebutuhan mendesak, seperti penambahan armada Damkar.
“Sementara banyak anggaran kita kemarin, baik SILPA dan belanja yang tidak urgent. Namun tetap dianggarkan. Armada Damkar sangat urgent ketika ada peristiwa karhutla seperti ini,” tandasnya.
Laporan : Miswar










