Ragam  

Operasi Pasar Pemprov Sulteng Upaya Stabilkan Harga Beras

Operasi Pasar Pemprov Sulteng Upaya Stabilkan Harga Beras
Operasi pasar yang dilaksanakan TPID Sulteng sebagai upaya menstabilkan harga beras, Selasa, 15 Juli 2025. (Foto: Dok BIRO ADPIM)

JURNAL LENTERA, PALU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan operasi pasar sebagai upaya menstabilkan harga beras yang mengalami lonjakan harga di pasar, Selasa, 15 Juli 2025.

Operasi pasar ini dilaksanakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulteng yang mengecekan langsung gudang Bulog dan sejumlah pasar tradisional di Kota Palu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulteng, Dr. H. Rudi Dewanto, SE, MM., yang memimpin operasi pasar mengatakan dari hasil peninjauan menunjukkan stok beras di Gudang Bulog Tondo mencapai lebih dari 3.000 ton.

BACA JUGA: RPJMD 2025-2029 Sulteng Selaras dengan RPJMN, 24 Program Prioritas Siap Dijalankan

Sedangkan total persediaan beras Bulog se-Sulteng tercatat lebih dari 28.500 ton. Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga panen raya mendatang.

BACA JUGA:  8 Pelari Kenya Dipastikan Ikuti Equator Run di Parimo

BACA JUGA: Sulteng Siap Kembangkan 5.000 Hektar Sorgum

Di sisi harga, beras medium (SPHP) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram dan masih tersedia luas di berbagai titik penjualan di dua pasar tersebut. Sementara itu, harga beras premium mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

Di Pasar Masomba misalnya, beras premium jenis kepala dan santana dijual pada kisaran harga Rp16.000-Rp17.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp18.000 per kilogram. Di Pasar Inpres, harga lebih rendah lagi, yaitu sekitar Rp15.000 per kilogram.

“Artinya, ada koreksi harga positif di lapangan yang menunjukkan efektivitas intervensi pasar dan kesiapan stok,” ujarnya.

Untuk memperkuat stabilisasi harga, Pemprov Sulteng melalui kerja sama dengan Bulog akan kembali melepas 2 hingga 3 ton beras medium ke pasaran dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan pada Rabu, 16 Juli 2025. Distribusi akan dilakukan di berbagai titik penjualan di wilayah Kota Palu.

BACA JUGA:  Ikan Hasil Laut Parimo Bakal Masuk Pasar Benua Eropa

“Pelepasan stok beras tersebut merupakan lanjutan dari program Bantuan Pangan Beras sebanyak 4.400 ton yang telah diresmikan Gubernur Sulteng pada Senin, 14 Juni 2025,” ungkapnya.

Laporan : Mifta’in

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *