Example 970x250

Gelaran Bertajuk Torue Berdaya di Parigi Moutong Upaya Promosi Pariwisata Berbasis Digital

Gelaran Bertajuk Torue Berdaya di Parigi Moutong Upaya Promosi Pariwisata Berbasis Digital
Aksi bersih-bersih pantai merupakan rangkaian dari acara peluncuran aksi perubahan bertajuk Torue Berdaya, Senin, 30 Juni 2025. (Foto: Dok Prokopim)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Gelaran bertajuk Torue Berdaya dalam acara peluncuran aksi perubahan di Pantai Arjuna Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merupakan upaya mendorong pemberdayaan desa melalui penguatan UMKM dan promosi pariwisata berbasis digital, Senin, 30 Juni 2025.

Acara yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Parigi Moutong, Abd. Azis Tombolotutu, mewakili bupati merupakan kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dengan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan 20.

Selain diskusi penguatan kelembagaan desa, acara ini juga diisi dengan peninjauan stand UMKM kuliner, penyematan tanda peserta hingga aksi bersih-bersih Pantai Arjuna sebagai bagian dari kampanye pariwisata berkelanjutan.

BACA JUGA: Kado Bhayangkara Polda Sulteng untuk Bumi: Tanam 1.000 Pohon dan Tebar 15.000 Ikan Air Tawar

BACA JUGA:  Bawaslu Morowali Melantik PAW Paswascam Bungku Selatan

Azis Tombolotutu menyatakan, pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai fondasi sosial yang telah terbukti mampu merawat keharmonisan masyarakat.

BACA JUGA: Diskusi Refleksi Pegiat Lingkungan FKPAPT-PM Bahas Ekosistem Mangrove dan Upaya Merawat Teluk Tomini

Apalagi, Kabupaten Parigi Moutong memiliki kekayaan budaya yang hidup secara turun-temurun.

“Bukan hanya persoalan warisan, tetapi juga sebagai instrumen sosial dalam menyelesaikan konflik secara damai dan bermartabat,” ujarnya.

Ia mengatakan, acara ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur Forkopimda, kepala desa se-Kecamatan Torue, perwakilan perbankan, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat.

Program tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi konkret bagi Pemda Parigi Moutong. Mulai dari perumusan regulasi pendukung, penguatan forum dialogis, hingga sistem deteksi dini konflik berbasis komunitas.

BACA JUGA:  Komunitas Trash Volunteer.id Bersihkan Sampah di Bantaran Sungai Pondo Palu

“Ini menjadi tonggak penting untuk menjadikan Kecamatan Torue sebagai contoh. Semua desa di Kecamatan Torue dinilai tangguh dan mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, adaptif, serta berbasis teknologi,” katanya.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *