SMK Negeri 1 Toribulu, Sekolah Berkonsep Lingkungan yang Kembali Meraih Penghargaan Adiwiyata

SMK Negeri 1 Toribulu, Sekolah Berkonsep Lingkungan yang Kembali Meraih Penghargaan Adiwiyata
Wabup Abdul Sahid, menyerahkan penghargaan adiwiyata kepada Kepala SMK Negeri 1 Torirbulu, Nursiah, pada momen peringatan HUT ke-24 Parigi Moutong pada Jum'at, 10 April 2026. (Foto: ELY LEU)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – SMK Negeri 1 Toribulu kembali meraih penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada peringatan HUT ke-24 pada Jum’at, 10 April 2026.

Penghargaan Adiwiyata oleh Pemkab Parigi Moutong tersebut sebagai pengakuan atas konsistensinya penerapan konsep sekolah berwawasan lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada sekolah yang dinilai berhasil mengimplementasikan program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah. Mulai dari kebijakan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, hingga penyediaan sarana dan prasarana ramah lingkungan.

Kepala SMK Negeri 1 Toribulu, Nursiah, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah yang terus menjaga komitmen terhadap lingkungan.

“Penghargaan ini adalah keberhasilan semua elemen di SMK Negeri 1 Toribulu,” ujar Nusiah usai menerima penghargaan di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong.

BACA JUGA:  Seri Receives PSSI U-17 Akan Digelar di Parimo

Ia mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya telah beberapa kali meraih penghargaan Adiwiyata, yakni dua kali di tingkat kabupaten, satu kali di tingkat provinsi, dan satu kali di tingkat nasional.

Meski demikian, menurutnya, mempertahankan predikat Adiwiyata bukan perkara mudah dan membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan, baik dari internal sekolah maupun dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini mudah kami dapatkan tetapi agak sulit kami pertahankan,” katanya.

Ke depan, SMK Negeri 1 Toribulu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Parigi Moutong dalam menerapkan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan.

Pihaknya bahkan berkomitmen melakukan pembinaan dan berbagi pengalaman dengan sekolah lain agar semakin banyak institusi pendidikan yang menerapkan kurikulum berbasis lingkungan.

BACA JUGA:  Kemenag Dorong Implementasi Pendidikan Ramah Anak di Madrasah

“Harapan kami, bisa menginspirasi sekolah lain dan melakukan pengimbasan agar gerakan peduli lingkungan semakin meluas,” pungkasnya.

Laporan : Miswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *