JURNAL LENTERA – Sebanyak 120 peserta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem se-Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diberikan pendidikan politik yang dilaksanakan di gedung Hotel Grand Mitra di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Selasa, 21 Desember 2021.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Rapat Koordinasi Daerah Khusus (Rakordasus) yang dilaksanakan Dewam Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Parimo, yang akan berlangsung selama dua hari,” ujar ketua pelaksana, Sutoyo, saat menyampaikan laporannya.
Dia mengatakan, ada dua momen khusus yang akan dihadapi di 2024, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).
Hal itu, kata dia, yang menjadikan dasar pihaknya mengusung tema Perkuat Struktur, Menang di 2024, dalam kegiatan ini.
BACA JUGA: Nasdem Mulai Panaskan ‘Mesin’ Partai Jelang Pemilu 2024
BACA JUGA: Silaturahmi Kebangsaan PKS-Nasdem Sulteng, Topiknya Dari Masalah Gempa Hingga Terorisme
Selain itu, berdasarkan catatan pada Pemilu 2019, Partai NasDem menjadi pemenang dengan perolehan lima kursi di DPRD Parimo.
Bahkan, dipercayai oleh rakyat untuk memegang kursi pimpinan DPRD pada periode ini.
Pencapaian tersebut, akan diraih kembali yang menargetkan kemenangan besar di Pemilu 2024, dengan perolehan delapan kursi.
“Para peserta harus mengikuti kegiatan ini dengan serius. Kegiatan ini bukan hanya sebatas rapat koordinasi, tetapi diisi dengan pendidikan politik,” ucap Sutoyo.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Tengah, Atta Mahmud, mengatakan dalam kontestasi politik, Kabupaten Parimo dianggap paling istimewah di Sulawesi Tengah.
Apalagi, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, H. Ahmad Ali, juga meraih suara terbanyak di Kabupaten Parimo hingga menjadi anggota DPR RI.
Menurutnya, Partai NasDem perlu berterima kasih kekpada masyarakat di Kabupaten Parimo atas kemenangan di Pemilu 2019.
Partai politik, kata dia, memiliki tanggungjawab terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Parimo.
“Kabupaten Parimo dulunya dikenal sebagai lumbung padi di Sulawesi Tengah. Tetapi saya tidak tahu, apa yang membuat hingga terjadi penurunan. Ini menjadi tantangan, untuk mengembalikan kejayaan Kabupaten Parimo dibidang pertanian,” tandasnya.
BACA JUGA: NasDem Sulteng Soroti Politisi yang “Genit” Pakai Gelar Sarjana tapi Tak Jelas Sekolahnya
Laporan : Wahab Usman











