JURNAL LENTERA, BANGGAI – Sebuah rumah permanen milik warga di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, hangus dilalap api pada Rabu dini hari, 3 Juni 2026.
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting instalasi listrik itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp350 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.18 WITA. Rumah yang terbakar diketahui milik Hans Damaila (51).
Kasi Humas Polres Banggai, AKP Saiman, mengatakan personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima laporan, personel kami segera menuju TKP untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi, serta mengumpulkan keterangan awal dari para saksi,” ujar Saiman melalui keterangan tertulisnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari korsleting instalasi kabel listrik di bagian plafon kamar depan rumah sebelum kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bagian bangunan lainnya.
Menurut keterangan saksi, Andi Lapalanti (39 tahun), kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya yang sedang beristirahat merasakan hawa panas. Ketika keluar dari kamar, ia melihat kobaran api sudah muncul dari plafon kamar depan dan terus menjalar ke bagian belakang rumah.
Melihat kejadian itu, warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 00.40 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama piket fungsi Polres Banggai turut membantu proses penanganan serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.30 WITA. Petugas kemudian melakukan sterilisasi lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” katanya.
Meski tidak menelan korban jiwa, kata dia, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp350 juta.
Ia lantas mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.
“Kami juga mengapresiasi kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran sehingga api dapat segera dipadamkan,” pungkasnya.
Laporan : Multazam










