Example 970x250

Basarnas Kerahkan KN SAR Bhisma Setelah KM Jolor Dilaporkan Mati Mesin dan Hilang Kontak

Basarnas Kerahkan KN SAR Bhisma Setelah KM Jolor Dilaporkan Mati Mesin dan Hilang Kontak
Personel KN SAR Bhisma tengah melaksanakan briefing sebelum berangkat menuju lokasi pencarian KM Jolor, Jum'at malam, 5 Juni 2026. (Foto: KPP Palu)

JURNAL LENTERA, PALU – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Bhisma untuk mencari KM Jolor yang dilaporkan mengalami mati mesin dan hilang kontak di perairan Pulau Taliabu, Maluku Utara. Empat awak kapal yang berada di atas kapal hingga kini masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh. Rizal, mengatakan operasi SAR langsung dilakukan setelah pihaknya menerima laporan darurat dari pemilik kapal pada Jum’at, 5 Juni 2026.

“Kami menerima laporan kondisi darurat KM Jolor yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Taliabu. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue bersama KN SAR Bhisma langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, KM Jolor berangkat dari Banggai Laut menuju Penu, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 00.00 WITA.

Dalam perjalanan, kapal dilaporkan mengalami mati mesin. Kontak terakhir dengan awak kapal terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 WITA. Saat itu, posisi kapal berada sekitar delapan mil laut di sebelah utara Pulau Taliabu.

BACA JUGA:  Tiga Nelayan Selamat Usai Long Boat Mati Mesin di Perairan Banggai Laut

Sebelum melapor ke Basarnas Palu, pihak pemilik kapal telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga laporan diterima, keberadaan kapal maupun empat awaknya belum diketahui.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Palu langsung melakukan asesmen dan mengerahkan unsur SAR yang tersedia untuk mempercepat proses pencarian.

“Setelah menerima informasi, kami segera melakukan asesmen dan menggerakkan unsur SAR yang tersedia untuk mempercepat pencarian. Fokus utama saat ini adalah menemukan kapal beserta seluruh awaknya dalam keadaan selamat,” katanya.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°30’48.15″ LS dan 124°32’37.79″ BT atau sekitar 110 mil laut dari Dermaga KN SAR Bhisma. Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi pencarian pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 06.00 WITA.

Empat awak kapal yang masih dalam pencarian masing-masing adalah Sudur (40 tahun), Dani (25 tahun), Ode (35 tahun), dan Adink (37 tahun).

BACA JUGA:  Pria Paruh Baya di Kabupaten Banggai Ditemukan Tewas

Operasi SAR melibatkan ABK KN SAR Bhisma, Tim Rescue Pos SAR Luwuk, serta pihak pemilik kapal. Tim juga didukung sejumlah peralatan, mulai dari perlengkapan water rescue, navigasi, komunikasi, medis, hingga peralatan evakuasi.

Ia berharap kondisi cuaca dan gelombang laut mendukung proses pencarian sehingga operasi SAR dapat berjalan optimal dan para awak kapal segera ditemukan.

“Kami berharap cuaca dan kondisi laut mendukung proses pencarian sehingga tim dapat bekerja secara maksimal. Perkembangan operasi SAR akan terus kami laporkan secara berkala,” pungkasnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *