JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Warga Desa Maranti, Kecamatan Mepanga menyampaikan keluhannya terkait jalan rusak yang diduga memicu kematian ibu bersalin saat reses anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Irawati, pada Rabu malam, 5 Agustus 2026.
Menurut warga Desa Maranti, kerusakan jalan dan minimnya sarana transportasi darurat diduga menjadi penyebab terlambatnya penanganan medis terhadap seorang ibu yang hendak melahirkan hingga akhirnya meninggal dunia.
Persoalan itu, lantas menjadi perhatian utama dalam dialog antara masyarakat dan Irawati dalam kegiatan reses yang dilaksanakan di Dusun IV. Reses tersebut dihadiri perangkat desa, para tokoh hingga ratusan warga.
Menurut warga, kondisi jalan yang rusak telah lama menghambat mobilitas warga, termasuk saat terjadi keadaan darurat.
Warga bahkan menyoroti belum tersedianya kendaraan darurat di desa yang dapat digunakan untuk mengevakuasi pasien menuju fasilitas kesehatan.
Meninggalnya seorang pasien persalinan tersebut menurut warga menjadi gambaran nyata pentingnya perbaikan infrastruktur dasar di Desa Maranti.
Menanggapi keluhan tersebut, Irawati menyatakan akan menjadikan persoalan infrastruktur jalan dan layanan kesehatan darurat sebagai salah satu prioritas perjuangannya.
Aspirasi warga akan dibawa ke DPRD sebagai bahan pelaksanaan fungsi pengawasan dan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mencari solusi yang dapat segera direalisasikan.
Meski bertugas di Komisi II DPRD yang membidangi ekonomi, keuangan, pertanian, perkebunan, dan kelautan, ia menegaskan persoalan keselamatan masyarakat tidak boleh diabaikan.
Ia mengaku akan terus mengkoordinasikan persoalan tersebut dengan pemerintah daerah. Bahkan, dalam setiap kesempatan bertemu Bupati maupun Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, dirinya berjanji akan selalu menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan jalan dan jembatan menuju Desa Maranti.
“Agar akses masyarakat menjadi lebih baik dan pelayanan kesehatan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Berkaitan dengan program pemberdayaan di sektor pertanian, perkebunan, dan ekonomi kerakyatan. Di antaranya bantuan bibit kakao dan durian unggul, bantuan peralatan bengkel, perlengkapan prasmanan, seragam PKK, hingga pelatihan keterampilan yang disertai bantuan peralatan usaha.
Irawati berjanji akan memastikan seluruh usulan yang berkaitan dengan bidang tugasnya akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama OPD mitra kerja.
“Dengan bisa usulan-usulan tersebut dapat masuk dalam program pembangunan daerah,” katanya.
Ia pun menyempatkan memberikan imbauan kepada para pemuda di Desa Maranti untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.
“Karena dapat merusak masa depan serta kehidupan sosial masyarakat, khususnya para pemuda,” tandasnya.
Laporan : Multazam











