Example 970x250
Ragam  

DPRD Parigi Moutong Tanggapi soal Anjloknya Harga Beras

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto
Foto : Roy Lasakka

JURNAL LENTERA – Terkait anjloknya harga beras yang mengakibatkan tumpukkan ribuan ton gabah padi diseluruh tempat penggilingan seperti, yang terjadi di Kecamatan Parigi Selatan, mendapat tanggapan dari DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“DPRD Parigi Moutong melalui Komisi terkait akan menanyakan persoalan ini kepada Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, kepada sejumlah awak media pada Rabu, 10 Maret 2021.

Dikatakannya, stok ketersediaan beras di Parigi Moutong saat ini telah melebihi.

Dengan melihat Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah, yang sangat kekurangan stok beras serta membutuhkan beras dari Sulawesi, dapat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

BACA JUGA:  PMI Serahkan Dokumen Vulnerability Capacity Assesment ke Pemda Parigi Moutong

“Tiga provinsi itu sangat membutuhkan pasokan beras dari Sulawesi,” katanya.

Menurutnya, salah satu langka yang paling konkrit dilakukan, yaitu melakukan kerjasama dengan kabupaten/kota lain untuk mengantisipasi permasalahan seperti ini.

Langka strategis yang akan dilakukan DPRD Parigi Moutong terkait hal itu, kata dia, dalam waktu dekat melalui Komisi II akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna membahas permasalahan ini.

Menurutnya, produksi beras di Parigi Moutong sungguh luar biasa dan bisa bersaing dengan produksi beras di wilayah lain yang ada di Sulawesi Selatan.

“Harapannya, dengan anjloknya harga beras saat ini, ada langkah-langkah strategis dari Pemda Parigi Moutong untuk mengatasi masalah ini,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kejari Donggala Bebaskan Pelaku Penganiaya

Laporan : Itaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *