Example 970x250

Bagnaia Maklumi Insidennya dengan Marquez, Hal Normal dalam Balapan

Marquez Bersaudara Alihkan Fokus ke MotoGP Amerika
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (kiri), dan Marc Marquez dari tim Gresini setelah kecelakaan mereka dalam balapan MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, 24 Maret 2024. (Foto: TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE.COM @MOTOGP)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Pembalap tim Ducati Lenovo Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mengaku ia memaklumi insiden tabrakannya dengan Marc Marquez pada sesi race lap ke-23 MotoGP 2024 Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Ahad, 24 Maret 2024. Pecco mengambil sikap ini karena ia merasa insidennya dengan Marquez adalah hal normal terjadi di lintasan balap.

Ia pun ingin segera melupakan kejadian itu meskipun tak menampik bahwa dirinya marah karena gagal mendapatkan poin di sesi race Portugal. “Itu adalah sesuatu yang membuat saya marah. Namun kejadian ini normal terjadi. Ini adalah kejadian dalam balapan. Kami harus segera melupakannya,” kata Bagnaia, dilansir dari laman resmi MotoGP, Senin, 25 Maret 2024.

BACA JUGA: Bagnaia tak akan Beri Ampun kepada Lawan-Lawannya di MotoGP Portugal

Saat itu, Bagnaia terjatuh dengan Marquez saat berebut posisi kelima. Hal itu bermula ketika Marquez yang ada di posisi keenam menyalipnya di tikungan.

BACA JUGA:  Presiden Pastikan Bantuan Pangan Beras Hingga Juni 2024

Karena ia tidak ingin kehilangan posisinya, ia kemudian mencoba kembali mengambil posisi kelimanya dengan menyalip dari sisi dalam, sedangkan pada saat yang sama, Marquez berusaha menutup celah tersebut dan akhirnya tabrakan pun tak dapat dihindarkan.

“Ketika Marc menyalip saya, ia kemudian melebar. Ketika ada rival berkendara di depanmu kemudian melebar, apa yang akan dilakukan? Coba menyalipnya kembali untuk mendapat poin lebih banyak?,” kata pembalap asal Italia itu.

“Dari sudut pandang saya, itu bukanlah tindakan berisiko,” lanjutnya.

BACA JUGA: Bagnaia Tunjukkan Pentingnya Keberanian Lewat Kemenangan di MotoGP Qatar

Lebih lanjut, sang juara bertahan merasa kecewa dengan apa yang didapatkannya di MotoGP seri Portugal ini setelah gagal finis pada sesi race dan hanya meraih enam poin berkat finis pada posisi keempat dalam sesi sprint, Sabtu, 23 Maret 2024.

Penampilan kurang memuaskannya membuatnya terlempar dari posisi pimpinan klasemen sementara ke posisi keempat dengan 37 poin, terpaut 23 poin dari Jorge Martin yang kini berada di posisi pertama.

BACA JUGA:  F1 GP Hungaria, Piastri Raih Kemenangan Perdana Berkat Team Order

Ia pun berharap dapat tampil lebih konsisten pada balapan-balapan selanjutnya, dimulai dari balapan seri selanjutnya di Sirkuit Amerika, Amerika Serikat pada 12-14 April mendatang.

“Kami tahu bahwa masih ada 38 balapan, kejuaraan dunia masih sangat panjang,” katanya.

“Saya berharap bisa lebih konsisten. Bukan malah meraih nol poin di balapan seri kedua,” imbuhnya.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *