JURNAL LENTERA, PALU – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan 25 ton bantuan benih padi kaya gizi jenis Inpari IR Nutrizinc kepada kelompok tani di Kabupaten Banggai Kepulauan, Buol, dan Sigi. Penyaluran bantuan ini merupakan kali keduanya dilakukan Dinas TPH Sulteng, yang dilaksanakan sebelumnya pada 2021 dan 2022.
Menurut Kepala Dinas TPH Sulteng Nelson Metubun, tahun ini, penyaluran bantuan ini sebagai salah satu bentuk peran dinas yang dipimpinnya untuk berkontribusi dalam penanganan stunting dari sisi produksi pangan bergizi.
BACA JUGA: Catat! Jadwal dan Acara di Ivent Sulteng Negeri 1000 Megalit
“Tahun ini adalah tahun ke tiga Dinas TPH menyalurkan bantuan gratis benih padi kaya gizi. Kami berharap kelak produksi berasnya dapat diserap dan dikonsumsi oleh masyarakat sasaran, khususnya di wilayah-wilayah kabupaten prevalensi stuntingnya masih relatif tinggi,” ujar Nelson di ruang kerjanya, Selasa, 15 Agustus 2023.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut akan diperuntukan bagi lahan seluas 1.000 hektar yang telah disalurkan pada pekan lalu, di Kabupaten Sigi. Khusus untuk dua kabupaten lainnya, penyaluran bantuannya tengah berjalan.
BACA JUGA: Gubernur Sulteng Ancam Laporkan Bank Tanah ke Presiden
“Nah, jika diasumsikan setiap hektar rata-rata bisa mencapai produksi 2 ton beras, maka dari bantuan benih ini bisa menghasilkan hingga 2.000 ton beras kaya gizi yang diproduksi,” jelasnya.
Dijelaskannya, disebut padi kaya gizi karena memiliki kandungan zinc dalam jenis Inpari IR Nutrizinc yang 34,51 ppm atau dengan rata-rata 29,54 persen, lebih tinggi sekitar 25 persen dari varietas lainnya.
“Jadi, jenis Inpari IR Nutrizinc memiliki kandungan gizinya lebih tinggi sekitar 25 persen dari varietas lainnya,” pungkasnya.
Laporan : Roy Lasakka Mardani/**











