Disdikbud Parigi Moutong Fokus Persiapan FLS3N dan O2SN

Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Ketat Program Full Day School
Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim. (Foto: Dok JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat ini focus melakukan sejumlah persiapan pelaksanaan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kepala Bidang Manajemen SD di Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan dua kegiatan tersebut ditargetkan pelaksanaannya pada Mei 2025. Namun, belum diketahui, apakah dilaksanakan pada pekan kedua atau ketiga. Sebab, lomba di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah akan dimulai pada Juni 2025.

“Kami belum mengetahui jumlah peserta FLS3N dan O2SN, karena pembukaan pendaftaran peserta baru dimulai hari ini,” ujar Ibrahim di Parigi, Rabu, 30 April 2025.

BACA JUGA: Seleksi Calon Paskibraka, Pemda Parigi Moutong: Ajang Seleksi Siswa Berjiwa Nasionalisme

Dikatakannya, saat ini masih ada beberapa kecamatan yang melaksanakan kegiatan seleksi untuk menentukan perwakilan setiap wilayah dalam lomba tingkat kabupaten. Sehingga, yang telah menyampaikan laporan keikutsertaan baru sebatas lisan.

BACA JUGA:  Pengurus Cabang Olahraga Sepak Takraw Sulteng Dilantik

BACA JUGA: Komitmen Pemprov Sulteng di Kepemimpinan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido

“Jadi kami belum mengetahui berapa peserta yang akan mengkuti FLS3N dan O2SN,” katanya.

Selain itu, berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terdapat perubahan penyebutan pada perlombaan ini. Pada tahun sebelumnya, penyebutannya FLS2N. Namun, kini berubah menjadi FLS3N, setelah masuknya sastra dalam perlombaan tersebut.

Ia mengaku, pihaknya juga telah melayangkan surat ke seluruh satuan pendidikan tingkat sekolah dasar melalui koordinator wilayah, terkait Juknis pelaksanaan O2SN. Dalam surat tersebut, Disdikbud Parigi Moutong menyarankan pihak satuan pendidikan di 23 kecamatan untuk melaksanakan seleksi.

Termuat dalam Juknis tersebut, kata dia, cabang olahraga yang dilombakan, yakni atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate dan senam. Semuanya dilombakan pada tingkat kabupaten. 

BACA JUGA:  Pamit Berkebun, Lansia di Banggai dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

Ia menekankan, seluruh kecamatan diwajibkan untuk mengikuti seluruh cabang olahraga yang dilombakan pada O2SN.

“Untuk FLS3N, terdapat lomba menyanyi solo, gambar ekspresi, seni tari, pantomim, kriya anyam, mendongeng, dan menulis cerita,” ungkapnya.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *