JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Harga beras di Pasar Sentral Parigi (PSP) Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berangsur-angsur turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp16.000 per kilogram. Turunnya harga beras ini tergantung dari jenisnya. Salah satunya jenis beras kepala, yang awalnya mencapai Rp16.000 kini turun Rp14.000 per kilogram.
Lain halnya dengan beras lokal jenis padi merah dan pandan wangi yang berada dikisaran Rp12.000 per kilogram.
Menurut salah seorang pedagang beras di PSP Emang, kondisi harga beras saat ini terbilang normal dibandingkan tahun sebelumnya yang tembus hingga Rp16.000 per kilogramnya. Namun, kondisi harga beras berangsur-angsur turun seharga Rp14.000 per kilogram mulai terjadi sejak awal Maret 2024.
BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Mulai Menyusun RoadMap Pengendalian Inflasi 2025-2027
Hanya saja, sebagian besar pedagang beras di Kota Parigi masih mengambil beras dari luar daerah seperti Provinsi Sulawesi Selatan. Sebab kualitasnya sedikit berbeda dengan jenis beras kepala lokal.
“Tapi kami, pedagang tetap menjual beberapa jenis beras lokal,” ujar Emang, yang ditemui media ini, Selasa, 30 April 2024.
BACA JUGA: Kemendagri Imbau Pemda Optimalkan Upaya Pengendalian Inflasi
Hal yang sama juga disampaikan salah satu pedagang beras di PSP Fahrul, salah satu penyebab turunnya harga beras karena masa panen yang terjadi di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Parigi Moutong.
Bahkan, ia mengaku banyak konsumennya yang datang membeli tidak lagi mengkeluhkan harga beras.
“Pembeli yang datang ke tempat dagangan saya ini, sekarang hanya bertanya jenis beras, kemudian membayarnya. Mereka tidak lagi mengkeluhkan harga beras,” tandasnya.
Laporan : Moh. Reza Fauzi










