Ragam  

Jembatan Garuda Merah Putih di Parigi Moutong Jadi Akses Baru Bagi Warga Desa Nambaru

Jembatan Garuda Merah Putih di Parigi Moutong Jadi Akses Baru Bagi Warga Desa Nambaru
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama Bupati Erwin Burase, dan Ketua DPRD Parigi Moutong Alfres M. Tonggiroh, meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Jum’at, 21 Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kini menjadi akses baru bagi masyarakat setempat setelah diresmikan Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Jum’at, 21 Agustus 2026.

Menurut Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, kehadiran jembatan tersebut mempermudah mobilitas warga yang sebelumnya kerap terkendala kondisi air, termasuk akses anak-anak menuju sekolah dan pengangkutan hasil bumi.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi kabar baik sekaligus bentuk kesyukuran bagi masyarakat Desa Nambaru dan wilayah sekitarnya.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, khususnya masyarakat Desa Nambaru dan sekitarnya, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas program Presiden terkait pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih,” ujar Erwin saat menghadiri peresmian jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan.

Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, aktivitas masyarakat sangat dipengaruhi kondisi air. Ketika terjadi banjir, warga harus menunggu hingga air surut untuk dapat menyeberang maupun mengangkut hasil bumi. Kondisi tersebut juga berdampak pada aktivitas anak-anak yang hendak menuju sekolah.

BACA JUGA:  BPBD Ingatkan Ancaman Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Parigi Moutong

“Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama anak sekolah dalam akses ke sekolah dan juga untuk angkutan hasil bumi,” katanya.

Dengan adanya Jembatan Garuda Merah Putih, kata dia, masyarakat tidak lagi harus menunggu air surut untuk melakukan aktivitas dan melintasi akses penghubung tersebut.

“Tidak perlu lagi menunggu banjir surut. Semua bisa diakses. Ini satu kesyukuran,” ungkapnya.

Ia berharap, keberadaan jembatan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam pengangkutan hasil bumi.

Akses yang lebih mudah juga diharapkan memberikan kemudahan bagi anak-anak untuk pergi dan pulang sekolah tanpa harus menunggu kondisi air memungkinkan untuk diseberangi.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah mendukung pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, mulai dari Pangdam XXIII/Palaka Wira, Danrem 132/Tadulako hingga Dandim 1306/Kota Palu.

BACA JUGA:  Dukungan Suporter Dortmund Buat Performa Sancho Membaik Dibandingkan Saat di MU

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah bersama-sama menyaksikan peresmian. Ini satu kesyukuran bagi kita semua,” pungkasnya.

Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, dan Ketua DPRD Alfres M. Tonggiroh.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *