banner 1280x180

Pasien Pertama Omicron di Jawa Timur Terdeteksi

Ilustrasi. (iStockphoto)

JURNAL LENTERA – Ketua Institute of Tropical Disease (ITD) dan Tim Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Maria Lucia Inge Lusida menyatakan timnya mendeteksi pasien pertama Covid-19 varian Omicron di Jawa Timur.
Mengutip Detik.com, hal itu, menurut Inge berdasarkan tes Whole Genome Sequencing (WGS).

“Iya (ada Omicron di Jatim),” kata Inge, Ahad, 2 Januari 2021.


Kasus Covid-19 aktif di Jatim per 1 Januari 2022 total mencapai 400.081. Kasus meninggal 29.746 orang dan sembuh sebanyak 370.237.

BACA JUGA: Siswa SD Meninggal usai Divaksin Pfizer, Ini Penjelasan Kadinkes Jombang

Ketua IDI Jatim Dr dr Sutrisno SpOG (K), sebelumnya, telah mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan hingga pandemi berakhir. Dia juga mengatakan pentingnya vaksinasi.

“Vaksin adalah harapan yang sangat baik. Masyarakat yang belum vaksin untuk mencari vaksin, pemerintah akan menyediakan. Semoga tahun 2022 Indonesia sudah bisa membuat vaksin sendiri. Saya optimis bahwa tahun 2022 ini Indonesia bisa swasembada bikin sendiri sehingga Indonesia tidak beli dari luar negeri,” katanya.

Hingga 1 Januari, total kasus konfirmasi Omicron tercatat 136 orang, setelah bertambah 68 orang pada Jum’at, 31 Desember 2021.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan 68 kasus baru berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan 11 di antaranya merupakan WNA.

BACA JUGA: Komnas KIPI Sebut 2 Anak Meninggal di Jombang dan Bone Tak Terkait Vaksinasi COVID-19

Artikel ini tayang sebelumnya di CNNIndonesia.com

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.