Presiden Prabowo Dorong Percepatan Pemulihan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Presiden Prabowo Dorong Percepatan Pemulihan Sekolah dan Layanan Kesehatan
Presiden Prabowo, saat memimpin rapat bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait usai meninjau rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis, 1 Januari 2026. (Foto: Dok BPMI Setpres)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto, mendorong percepatan pemulihan layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah terdampak bencana, meskipun pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional.

Prabowo menegaskan, pemulihan sekolah dan fasilitas layanan kesehatan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Pemerintah menangani dampak bencana di tiga provinsi secara serius, menyeluruh, dan terukur. Keputusan tidak menetapkan status bencana nasional diambil berdasarkan kemampuan negara dalam menangani dampak yang ada, tanpa mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

BACA JUGA: Pemerintah Percepat Program Perumahan, 50.030 KPR FLPP Diakadkan Serentak

“Kita sebagai bangsa mampu menghadapi. Tidak perlu menyatakan bencana nasional, tetapi ini tetap kita pandang sebagai hal yang sangat serius,” ujar Prabowo saat memimpin rapat bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait usai meninjau rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis, 1 Januari 2026.

BACA JUGA: Kemendagri Minta Pemda Percepat Data Korban dan Lahan Huntap Pascabencana

Dalam penanganan bencana, ia menyebutkan seluruh unsur kabinet telah dikerahkan untuk bekerja langsung di lapangan. Penanganan dilakukan secara paralel di berbagai wilayah terdampak, dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan pemerintah.

“Sejumlah menteri berada di Aceh dan wilayah terdampak lainnya. Mereka bekerja langsung untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” katanya.

Selain mengandalkan upaya pemerintah, ia juga membuka ruang partisipasi masyarakat, komunitas, dan diaspora untuk menyalurkan bantuan. Namun, Presiden menekankan bahwa seluruh bantuan harus melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita tidak menolak bantuan. Silakan disampaikan secara resmi agar bisa disalurkan dengan tepat sasaran,” ungkapnya.

Secara khusus, ia menyoroti pentingnya pemulihan layanan dasar pascabencana. Ia meminta agar sekolah-sekolah, Puskesmas, dan rumah sakit mendapat perhatian serius sehingga dapat segera berfungsi kembali dan melayani masyarakat.

“Saya minta sekolah-sekolah juga diperhatikan, begitu pula Puskesmas dan rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tandasnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *