Tim SAR Cari Lansia Hilang di Perkebunan Walatana Sigi

Tim SAR Cari Lansia Hilang di Perkebunan Walatana Sigi
Tim SAR gabungan saat melakukan upaya pencarian di hari pertama, Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: KPP Palu)

JURNAL LENTERA, SIGI – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) Saripah (70 tahun) dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian terhadap korban yang belum kembali sejak beberapa hari terakhir.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Selasa, 25 Februari 2026, pukul 09.58 WITA dari pihak keluarga korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu Muh. Rizal, menjelaskan korban diduga hilang saat menuju area perkebunan di Desa Walatana.

Berdasarkan kronologi, korban terakhir terlihat pada Sabtu, 21 Februari 2026, sekitar pukul 16.25 WITA saat berangkat ke perkebunan untuk menemui anaknya yang sedang mencari pakan ternak. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit pikun dan hingga kini belum kembali ke rumah.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng Dukung PWRI Jalankan Program Penguatan Organisasi

Pihak keluarga sebelumnya telah melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan.

“Sehingga, kejadian tersebut dilaporkan kepada kami,” ujar Rizal di Palu, Rabu, 25 Februari 2026.

Lokasi pencarian berada di area perkebunan Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, sekitar 35 kilometer dari Kota Palu dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.15 WITA menggunakan kendaraan operasional untuk melaksanakan operasi SAR hari pertama.

“Proses pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat,” katanya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan antara lain truk personel, sepeda motor trail, peralatan jungle rescue, perangkat komunikasi, peralatan SAR medis, serta perlengkapan evakuasi.

BACA JUGA:  Begini Kondisi Kakek yang Hilang di Tolitoli Usai Ditemukan

“Korban masih dalam pencarian dan perkembangan operasi SAR akan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *